Panduan Hero Mobile Legends: Hanabi

Hanabi adalah hero baru rekan Hayabusa sesama ninja yang memiliki role marksman di Mobile Legends. Berbeda dengan marksman kebanyakan, Hanabi diberi kemampuan untuk menyerang banyak target sekaligus sehingga mudah melakukan wave clear. Karena kemampuannya tersebut, Hanabi bisa ditempatkan di mid lane untuk solo atau digandeng hero lain di bottom atau top lane.

Kelebihan

  • Inisiator yang sangat kuat
  • Bisa melakukan wave clear dengan cepat
  • Memiliki immune dan lifesteal dari awal
  • Sangat sustain di lane

Kekurangan

  • Tidak memiliki escape mechanism
  • Durability sangat rendah
  • Burst damage terbilang kecil dibandingkan marksman lainnya

Hanabi Skill Set

Ninjitsu: Equinox

50 persen tambahan HP yang didapatkan dari lifesteal akan diubah menjadi shield dengan kapasitas 20 persen HP maksimum. Saat shield ini aktif, Hanabi akan kebal terhadap serangan skill crowd control.

20 persen memang jumlah yang sedikit jika dibandingkan dengan shield milik Athena’s Shield ataupun Rose Gold Metero. Tetapi status kebal crowd control kerap menjadi penentu hidup matinya Hanabi di team fight. Jadi jangan segan-segan untuk mengaktifkan Petal Barrage saat farming, terutama saat tidak ada musuh di sekitarmu.

Ninjitsu: Petal Barrage

Hanabi menggunakan flower demon yang terkurung di Higanbana. Flower demon ini akan menyebabkan setiap serangan Hanabi membutuhkan mana dan memantul ke setiap musuh yang ada di sekitarnya.

Petal Barrage memiliki efek lifesteal sebesar 7 persen dan akan meningkat 3 persen di setiap level. Selain itu pantulan Petal Barrage juga akan semakin banyak ketika levelnya semakin tinggi.

  • Damage: 30/34/38/42/46/50 persen damage
  • Shots: 3/3/4/4/5/5 pantulan

Petal Barrage merupakan skill yang membuat Hanabi bisa melakukan wave clear dengan cepat di lane dan kerap menjadi ancaman serius para hero melee karena sering terkena damage tidak langsung dari Petal Barrage. Sebaliknya ketika digunakan di jungle kecepatan farming Hanabi akan sedikit berkurang karena hanya ada satu target sehingga Petal Barrage tidak memantul.

Ninjitsu: Petal Barrage adalah skill yang harus dimaksimalkan oleh Hanabi terlebih dahulu karena damage dan kegunaannya. Jadi selalu tingkatkan Petal Barrage bila ada kesempatan, kecuali di level 4, 8 dan 12.

Ninjitsu: Soul Scroll

Hanabi melemparkan kunai berisikan Soul Scroll ke arah yang ditunjuk. Saat serangan ini mengenai musuh, dia akan mengalami slow. Sementara itu Hanabi juga bisa mendapatkan sejumlah mana ketika Soul Scroll menghantam hero musuh. Semakin banyak hero yang terkena Soul Scroll, semakin banyak mana yang didapatkan Hanabi.

  • Cooldown: 12/11/10/9/8/7 detik
  • Mana: 35/40/45/50/55/60
  • Damage: 300/340/380/420/460/500 damage
  • Mana regen: 140/160/180/200/220/240 mana

Soul Scroll menjadi skill serba guna bagi Hanabi. Skill ini bisa digunakan Hanabi untuk sustain di lane karena bersinergi dengan Petal Barrage yang membutuhkan mana demi mendapatkan efek lifesteal. Soul Scroll juga bisa digunakan untuk mencegah musuh disengage dari pertempuran, terutama saat ultimate sedang cooldown atau miss.

Yang perlu diperhatikan ketika menggunakan Ninjitsu: Soul Scroll adalah kecepatan proyektil Soul Scroll ini cukup lambat. Pengguna Hanabi harus bisa mengira-ngira arah lemparan Soul Scroll agar tepat mengenai musuh, terutama ketika musuh bergerak menyamping.

Soul Scroll, merupakan skill sekunder Hanabi sehingga hanya diambil ketika tidak bisa meningkatkan skill Petal Barrage atau Higanbana.

Forbiden Jutsu: Higanbana

Saat bunga merekah, maka kelopaknya akan dilupakan. Hanabi membuka segel Higanbana secara penuh dan melemparkannya ke arah musuh. Saat mengenai musuh, Higanbana akan mekar memberikan damage dan efek immobilize selama 2 detik.

Bila selama 2 detik musuh masih berada di lokasi yang sama dengan Higanbana, bunga berikutnya akan mekar dan kembali memberikan damage dan efek immobilize yang sama. Setiap hero hanya bisa terkena efek tambahan ini sekali saja.

  • Cooldown: 40/35/30 detik
  • Mana: 120/160/200 mana
  • Damage: 400/500/600 damage

Higanabana adalah sebuah ultimate yang sangat mengerikan kalau digunakan sebagai inisiator. Terutama saat di jungle di mana ruangan gerak musuh menjadi serba terbatas atau ketika tim kamu memiliki hero yang bisa mengumpulkan musuh di satu titik seperti Tigreal atau Ruby.

Higanbana memiliki traveling time seperti Soul Scroll sehingga pengguna Hanabi harus cukup pintar dalam urusan mengarahkan ultimate.

Forbiden Scroll: Higanbana kerap menjadi comeback mechanism bagi tim, terutama di late game sehingga kamu harus benar-benar memposisikan Higanbana dengan baik dan melepaskannya di saat yang tepat.

Hanabi Battle Spell

Hanabi yang berpengalaman biasanya menggunakan Flicker untuk menjamin survivability dirinya saat proses laning berlangsung. Flicker juga kerap digunakan untuk meningkatkan efektivitas inisiasi milik Hanabi.

Selain Flicker, Hanabi juga tidak haram menggunakan Retribution untuk mempercepat proses farming yang memakan banyak waktu ketika di jungle.

Hanabi Emblem Set

Hanabi bisa menggunakan Custom Assassin Emblem dengan talent High and Dry ketika berada di mid lane. Tujuannya tentu saja agar Hanabi bisa mendapatkan damage tambahan ketika berhadapan dengan marksman musuh yang sendirian.

Selain Custom Assassin Emblem, Hanabi juga bisa menggunakan Custom Marksman Emblem ketika berada di lane lain atau ingin memiliki talent yang lebih versatile. Adapun talent yang digunakan adalah Weakness Finder yang akan memberikan efek slow hingga 90 persen dengan kemungkinan 20 persen.

Hanabi Gear Set

Hanabi harus diperlakukan layaknya hero marksman lainnya yang harus mendominasi permainan dari awal. Untuk itu dia membutuhkan Hunter’s Knife yang akan memberikan damage dan experience tambahan ketika mengalahkan monster jungle.

Nantinya Hunter’s Knife akan dijual di mid game dan diganti dengan gear yang lebih kuat

Swift Boots

Hanabi sangat membutuhkan attack dan movement speed dari early game sehingga dia harus membuat Swift Boots dari awal agar mendapatkan kedua status tambahan tersebut dari early game.

Bila kamu berencana untuk tidak memaksimalkan kecepatan serangan, kamu bisa mengganti Swift Boots dengan Boots of Tranquility yang akan memberikan efek regenerasi mana dan HP.

Berserker’s Fury

Karena tidak membutuhkan lifesteal gear dari awal, Hanabi bisa langsung fokus pada damage miliknya. Seperti biasa, Berserker’s Fury bisa menjadi gear kedua yang dibeli oleh Hanabi.

Berseker’s Fury akan menutupi kekurangan dari Petal Barrage yang kehilangan damage setiap kali memantul. Hasilnya, ketika Hanabi sudah memiliki Berserker’s Fury, damage yang dimiliki Petal Barrage akan tetap cukup tinggi meskipun serangan tersebut sudah memantul berkali-kali.

Endless Battle

Setelah mendapatkan damage dari Berseker’s Fury, Hanabi bisa beralih ke lifesteal yang akan membantu Petal Barrage miliknya. Ketimbang Haas’s Claw, kami lebih memilih Endless Battle karena statusnya yang lebih baik dan Unique Passive Divine Justice.

Melalui Unique Passive tersebut, Hanabi akan memiliki 85 persen physical attack sebagai true damage setiap kali mengeluarkan skill. Dengan mana cost yang relatif kecil, Hanabi bisa dipastikan akan selalu memiliki damage tambahan dengan cara mengatifkan Divine Justice.

Selain itu Chase Fate juga akan aktif ketika Divine Justice aktif, itu artinya Hanabi akan mendapatkan 15 persen movement speed tambahan.

Blade of Despair

Hanabi memiliki damage yang sangat kecil bila dibandingkan dengan marksman lainnya. Untuk itu dia membutuhkan Blade of Despair agar bisa mengejar ketertinggalan tersebut. Tambahan 10 persen attack speed juga tidak buruk untuk gear yang dibeli di mid game.

Blade of Despair ini bisa juga digantikan dengan Windtalker agar Hanabi mendapatkan damage tambahan dari Typhoon dan critical chance 20 persen.

Malefic Roar

Malefic Roar menjadi gear kelima dari Hanabi. Dengan adanya 40 persen physical penetration Hanabi akan memberikan damage yang optimal baik itu saat berhadapan dengan tank ataupun role lainnya.

Malefic Roar dipilih karena Unique Passive berupa Armor Buster yang akan memberikan 20 persen damage tambahan ketika Hanabi menghantam turret. Jadi kamu bisa saja mengaktifkan Petal Barrage saat minion musuh ada di sekitar turret agar Hanabi bisa menyerap HP sembari menghancurkan turret dengan cepat.

Hunter Strike

Gear yang terakhir ini memiliki physical attack yang tidak kalah dengan Blade of Despair dan 10 persen cooldown reduction. Selain itu Hunter Strike juga memiliki penambahan movement speed sebagai 30 persen setiap Hanabi menyerang musuh lima kali. Penambahan movement speed ini berlangsung selama 2 detik dan memiliki cooldown15 detik.

Bila dibutuhkan Hanabi bisa mengganti Hunter Strike dengan Rose Gold Meteor guna mendapatkan shield ketika sekarat, atau Blade of the 7 Seas bila berhadapan dengan banyak tank sekaligus.

Hunter Strike juga bisa diganti dengan Blade of Despair bila pada gear keempat Hanabi lebih memilih Windtalker ketimbang Blade of Despair.


Hanabi Gameplay

Hanabi bisa ditempatkan solo di mid atau di lane lainnya bersama-sama dengan hero fighter, mage, tank atau support.

Seperti yang kami jelaskan di bagian gear, Hanabi membutuhkan Hunter’s Knife di early game agar dia bisa farming dengan cepat di jungle. Jangan segan-segan untuk mengambil buff dari Reaper ataupun Spinner agar kamu mendapatkan damage yang kamu butuhkan untuk mendominasi lane yang kamu jaga.

Hanya ada beberapa hero yang sanggup menahan gempuran Petal Barrage di early gamedan kebanyakan hero-hero tersebut bukan berasal dari role marksman. Jadikan kelebihan ini sebagai senjata utamamu dalam mendominasi lane.

Setelah kamu mencapai level empat kamu bisa mulai roaming ke top atau bottom lane untuk melakukan inisiasi bagi teman-temanmu.

Bersembunyilah di dalam bush agar posisi kamu tidak terlihat dan langsung lepaskan Higanbana begitu ada kesempatan. Incarlah hero-hero yang tidak bisa melarikan diri dengan mudah karena tidak memiliki mobility skill yang baik. Jangan lupa untuk mengatifkan Petal Barrage agar kamu bisa menghantam banyak target sekaligus.

Kalau kamu mendapat kesempatan untuk berkembang dan mencapai potensi yang dibutuhkan di mid game, kamu bisa menjadi inisiator yang kuat untuk setiap team fight. Namun bila yang terjadi justru sebaliknya, kamu bisa melimpahkan urusan inisiator ke hero lain yang lebih tanky atau lincah dalam urusan membuka serangan.

Ketika tiba di mid game, kamu mulai memiliki lifesteal yang dibutuhkan untuk melakukan solo kill atau team fight. Seperti biasa, damage yang kamu miliki bukanlah yang tertinggi jadi kamu bisa menjadi support damage bagi team selama kamu belum memiliki Blade of Despair ataupun Malefic Roar.

Saat kamu sudah memiliki kedua gear di atas, bisa dipastikan kamu sudah mencapai late game. Tetap gunakan Higanbana dengan efektif, agar tim kamu selalu menang di setiap team fight. Durability kamu tetaplah rendah saat mencapai late game, jadi usahakan untuk bertempur dalam jarak yang aman.

Jangan pernah mau dipancing untuk adu damage dengan marksman lawan, karena biasanya kamu akan kalah damage. Usahakan untuk tetap hidup saat hendak terjadi team fight, agar tim kamu mendapatkan damage dan inisiasi yang mereka butuhkan untuk memenangkan setiap pertempuran yang terjadi di late game.


Itulah tadi panduan kami untuk Hanabi. Panduan ini dipersembahkan oleh MOL Indonesia melalui zGold-MOL Point. Bila kamu ingin tahu cara melakukan top-up dengan zGold-MOL Point, kamu bisa mengunjungi link berikut ini.

Comments

comments