Rekap Babak Knockout Play-In dan Pembagian Grup League of Legends World Championship 2018

rekap-knockout-play-in-featured

Babak knockout untuk fase play-in League of Legends World Championship 2018 baru saja usai hari Sabtu dan Minggu lalu. Empat tim akhirnya berhasil memenangkan best of five untuk maju ke fase grup turnamen utama yang akan dimulai hari Rabu nanti.

Tidak banyak kejutan pada hasil akhir babak knockout ini. Namun beberapa tim harus berjuang cukup keras agar bisa keluar sebagai pemenang.

Cloud9 vs Gambit Esports

Pertandingan pertama adalah yang paling ketat di babak knockout ini. Cloud9 memenangkan game pertama lewat performa yang cukup solid sebagai tim. Gambit kemudian membuat kejutan dengan Anivia mid dan Poppy jungle untuk memenangkan game kedua.

Cloud9 kemudian membuat perubahan di game ketiga, memasukkan Svenskeren menggantikan Blaber dan selalu memberikan ban terhadap Anivia. Ditambah dengan surprise pick Singed untuk Licorice, Cloud9 memenangkan game ketiga dan hanya perlu satu poin lagi untuk lolos.

Gambit kembali membalas di game keempat lewat performa gemilang dari Kira dengan LeBlanc dan memaksakan game kelima. Sayangnya, pada akhirnya Cloud9 kembali memperlihatkan kelas mereka sebagai tim besar dan memenangkan game terakhir dengan cukup mudah.

Edward Gaming vs Detonation FocusMe

Untuk pertama kalinya, Detonation FocusMe mendapatkan Heimerdinger untuk Ceros di mid. Akan tetapi Edward Gaming sudah sangat siap menghadapi itu. Dengan mudah Scout dan timnya berhasil memenangkan game pertama dengan skor 20-2.

Detonation FocusMe tetap percaya dengan Heimerdinger dan menggunakannya dua game berturut-turut. Meskipun secara berangsur bermain lebih baik menghadapi Edward Gaming, pada akhirnya perbedaan kemampuan antara kedua tim masih cukup signifikan. Edward Gaming menang atas Detonation FocusMe dengan skor akhir 3-0.

G2 Esports vs Infinity Esports

G2 awalnya terlihat meyakinkan dengan unggul kill dan networth di game pertama. Sayangnya karena tidak mampu mengkonversi keunggulan tersebut menjadi objektif, Infinity Esports kemudian membalikkan keadaan dan merebut game pertama.

Jankos dan terutama Wunder kemudian bermain gemilang di dua game berikutnya untuk memberikan dua poin ke G2. Game keempat berlangsung sangat sengit dan kedua tim sempat mendapatkan kesempatan untuk menang. Namun sebuah team fight yang terjadi setelah Infinity Esports berhasil mendapatkan Baron membuat G2 mendapatkan waktu untuk mengakhiri pertandingan dan lolos ke fase grup turnamen utama.

G-Rex vs Supermassive

G-Rex dikejutkan dengan performa yang sangat solid dari Supermassive di game pertama. Supermassive kemudian nyaris merebut game kedua setelah berhasil mengambil satu Inhibitor dan unggul 7000 gold. Namun beberapa kill yang terjadi tepat setelah itu menjadi awal mula comeback G-Rex untuk merebut game kedua.

Kedua tim bermain cukup sengit di game ketiga meskipun satu team fight yang dikonversi ke Baron membuat G-Rex berhasil unggul cukup jauh dan seiring waktu memenangkan game ketiga. G-Rex kemudian dengan mudah merebut game keempat dan menjadi tim terakhir yang lolos dari fase play-in ini.



Pembagian Grup

Tepat setelah fase play-in berakhir, pembagian grup untuk babak utama turnamen langsung ditentukan. Berikut adalah pembagiannya.

rekap-knockout-play-in-tabel

Satu grup yang menjadi sorotan tentu saja grup B. Setelah Gen.G dan RNG, grup ini kemudian diisi dengan tim yang tidak kalah kuat yaitu Cloud9. Di luar itu, banyak yang memprediksi bahwa tim dari Korea, China dan/atau Taiwan akan mendominasi dan lolos dari fase grup. Satu-satunya pengecualian adalah grup D, di mana Fnatic terlihat lebih kuat dari IG atau G-Rex.

Game pertama fase grup ini akan dimulai hari Rabu tanggal 10 Oktober dari jam 15:00 WIB nanti, dan akan berlangsung hingga akhir pekan.

Comments

comments