Devoticore Bersatu dengan Bigetron Esports

Kabar ditiadakannya LGS dan juga GPL untuk season depan tentu membuat tim-tim besar League of Legends Indonesia memutar otak untuk menentukan perjalanan mereka menuju sistem turnamen yang baru untuk season selanjutnya.

Menjelang sistem turnamen yang baru, kabar mengejutkan datang dari tim Devoticore yang secara resmi bergabung dengan Bigetron Esport. Kabar tersebut ditulis dalam facebook fanpage resmi kedua tim tersebut

Devoticore kini telah bergabung bersama Bigetron. Dengan begitu, kami akan membawa Bigetron pada tingkat selanjutnya….

Posted by Bigetron Esports on Sunday, 8 April 2018

Devoticore merupakan organisasi yang sudah cukup lama berada dalam scene kompetitif League of Legends. Tim yang dulunya bernama Kaliantusa ini berhasil meraih beberapa prestasi diantaranya menjadi juaradua 2 turnamen LoC 2017 dan juara tiga LGS Spring 2018.

Sementara Bigetron Esports merupakan organisasi yang baru saja didirikan sejak LGS Summer 2017 lalu. Selain tim League of Legends, tim ini juga memiliki beberapa tim dari cabang game lain seperti AoV, Overwatch, Mobile Legends, PUBG, dan lain-lain. Tim League of Legends Bigetron Esports sendiri berhasil menjadi juara LGS Spring 2018.

Bergabungnya kedua tim ini tentu beralasan. Berikut adalah kutipan dari owner dari kedua tim yang tertulis dalam website resmi Bigetron Esports

Dion “Mimir” Heru Soelystio (Owner of Devoticore Gaming):

“Dengan pengalaman serta passion yang kami miliki, bergabung bersama Bigetron menjadi salah satu langkah tepat untuk terus mengembangkan esports di Indonesia terutama League of Legends. Tujuan saya memilih Bigetron karena sebagai organisasi, Bigetron memiliki stuktur management yang mendukung dan terbuka sehingga players merasa aman dan bisa berkembang baik.”

“Selain itu, visi misi kita untuk mendukung para gamers di Indonesia juga sama, dan management tim kami, kita yakin kedepan kita bisa membuat satu tim yang bisa memenangkan Garena Cup dan lanjut ke Leauge of Legends Worlds 2018 untuk membawa nama harum Indonesia.”

Edwin “Starlest” Chia (Owner/CEO of Bigetron eSports):

Saya sangat senang dan gembira dengan kesepakatan yang terjadi bersama Devoticore. Saya yakin Bigetron akan terus berkembang dan sukses di esports tanah air. Pengembangan esports tidak hanya berasal dari seorang pemain profesional yang sukses menjuarai suatu kompetisi melainkan bagaimana organisasi dan pemain mampu bersatu dan bergerak dalam satu visi untuk mengembangkan eSports menjadi suatu wadah bagi para pecinta eSports terus berkarya di Indonesia.”

“Semoga dengan tambahan sumber daya dan reinforcement baru ini, Bigetron akan terus maju dan menjadi organisasi esports terbesar di Indonesia serta mengharumkan nama Indonesia hingga di Internasional.”

Dengan bergabungnya kedua tim tersebut, akankah Bigetron Esports berhasil membuat tim super dan memenangkan Garena Cup?

Comments

comments