Panduan PUBG: Equipment Optimal untuk Duo atau Squad

Ketika bermain dalam mode solo di Playerunknown’s Battleground, kamu tidak dihadapkan pada pilihan senjata, item, dan equipment yang rumit. Apapun yang kamu jumpai di sekitar Play Zone akan mempengaruhi gayar bermainmu. Bila kamu menemui shotgun maka kamu akan lebih senang bertempur di wilayah urban yang cenderung memaksa CQB (close quarter battle), sementara kalau kamu menemukan berbagai rifle dan sniper maka kamu akan lebih senang camping di high ground.

Urusan distribusi senjata dan gaya bermai ini menjadi cukup sulit ketika kamu memainkan mode duo ataupun squad. Dengan ada tambahan teman-temanmu, kamu harus bisa membagi seluruh perlengkapan yang kamu temukan dengan optimal agar bisa mengcover seluruh medan pertempuran.

Distribusi Perlengkapan untuk Duo

Saat bermain sebagai duo, distribusi perlengkapan tidak terlalu rumit. Yang perlu kamu lakukan hanyalah membagi tugas dan saling bertukar perlengkapan yang sesuai dengan tugas atau role yang diemban.

Untuk armor dan helmet kamu harus berbagi dengan adil antara kamu dan temanmu. Tetapi selalu prioritaskan armor dan helmet untuk pemain yang membawa senjata CQB karena mereka bertempur di garis depan.

Karena hanya berdua, maka pembagian senjata bisa saja dijalankan dengan skema sniper rifle dan assault rifle untuk orang yang berjaga di belakang (marksman) dan SMG serta shotgun atau assault rifle untuk orang yang berada di depan (point man). Kombinasi senjata ini sedikit berubah ketika kamu atau temanmu terbunuh, atau kamu berhasil menguasai high ground yang menjadi pusat Play Zone.

Attachment sebaiknya menyesuaikan stopping power masing-masing senjata. Seperti misalnya scope 8x untuk sniper sedangkan scope 2x atau red dot sight untuk senjata-senjata SMG atau assault rifle yang dibawa maju ke ranah CQB.

Saat berurusan dengan item kamu juga harus membagi adil antara bandage, pain killer, first aid kit, energy drink, dan med kit. Tapi lagi-lagi pembagian ini bisa berubah-ubah bergantung dengan kondisi permainan. Siapa yang itemnya habis duluan karena bertempur, harus segera mendapatkan tambahan suplai dari rekan satu tim atau melakukan loot.

Distrubusi Perlengkapan untuk Squad

Untuk squad, distribusi perlengkapan bakal berjalan lebih rumit dan dinamis. Kamu bisa saja menjadi four man makrsman ketika masing-masing anggota squad membawa sniper rifle di salah satu slot main weapon, atau bisa saja kombinasi dua point man dengan dua marksman untuk formasi yang lebih agile (lincah).

Bila memungkinkan dan kamu memang menyukai formasi super agresif seperti gung ho atau run and gun, kamu bisa saja menggunakan perlengkapan full assault rifle dan SMG untuk segala keperluan. Kalau sudah begini, tentunya kamu harus sering masuk secepat mungkin ke dalam Play Zone dan bersiap-siap dengan pertempuran super intense yang bisa terjadi kapan saja di mana saja.

Ketika kamu menemukan sebuah camp zone yang cukup strategis dan dengan asumsi kalau Play Zone bakal berada di dekat timmu. Maka kamu bisa saja menerapkan distribusi tiga marksman yang dilengkapi dengan sniper rifle dan assault rifle plus satu point man yang membawa SMG atau shotgun. Tentunya dengan catatan camp zone tersebut memiliki atap atau high ground yang terlindung dengan baik.

Untuk urusan attachment, semua mirip dengan aturan yang berlaku di solo atau duo. Usahakan untuk menggunakan attachment yang sesuai dengan stopping power masing-masing senjata. Pada intinya jangan pernah pelit untuk berbagi scope, peluru, atau attachment dengan rekan satu tim yang lebih membutuhkan ketimbang dirimu. Jangan sampai kamu berperan sebagai point man yang maju ke depan, tetapi kamu malah menggunakan scope 8x.

Untuk item yang bersinggungan dengan health, lagi-lagi kondisinya sebelas dua belas dengan attachment. Kamu harus membagi rata dan mendahulukan anggota tim yang terluka. Jangan sampai kamu harus kehilangan anggota tim hanya karena dia kehabisan bandage atau tidak memperoleh first aid kit ketika sekarat.


Semua teori di atas sangat bergantung dengan kondisi lapangan. Jangan sampai tim kamu tumbang duluan karena berusaha mengumpulkan sniper padahal kamu jauh dari tempat spawn senjata military grade. Selalu lakukan improvisasi dalam semua kondisi dan pastikan senjata terbaik berada di anggota yang memiliki aim dan insting terbaik.

Baca Juga: Panduan PUBG: Tips dan Lokasi Terbaik untuk Loot

Comments

comments