Panduan Pemula Bermain Artifact

panduan-pemula-artifact-featured

Seperti yang sudah kita ketahui, Artifact akan dirilis tanggal 28 November tahun ini. Akhir pekan lalu, Artifact kembali membuka demonstrasi dan eksibisi di event PAX West di Amerika Serikat. Kali ini, pengunjung tidak hanya bisa melihat fitur game tersebut, mereka juga bisa mencoba bermain menghadapi personality Dota 2 seperti SirActionSlacks dan Bruno. Lalu yang paling penting, konten gameplay tersebut juga disiarkan dan dijelaskan oleh para caster yang ada di lokasi. Rekamannya juga sudah tersedia YouTube.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan bagaimana cara bermain Artifact, mulai dari peraturan dasar permainan, apa yang terjadi dalam permainan, apa yang harus kamu lakukan, hingga jenis-jenis kartu. Dengan begitu saat kamu membeli game ini bulan November nanti, kamu paling tidak sudah tahu beberapa hal dasar dalam game ini.

Perlu diingat bahwa semua penjelasan di bawah ini ditulis berdasarkan video yang kami saksikan, bukan dari pengalaman bermain secara langsung. Artinya masih ada hal yang perlu diungkap ke depannya.

Play Field, Kartu/Sumber Daya, dan Win Condition

Board/Papan Permainan, Lane, dan Tower

panduan-pemula-artifact-arena-permainan

Kamu akan bermain di tiga papan yang mewakili tiga lane layaknya yang sering kita lihat di Dota 2. Masing-masing pemain memiliki satu tower untuk tiap lane, dilindungi oleh kartu hero dan creep yang ada di atas papan permainan.

Masing-masing tower memiliki 40 HP. Tower yang hancur kemudian akan digantikan oleh ancient yang memiliki 80 HP.

Tugasmu sebagai pemain adalah menghancurkan dua tower lawan yang berarti menghasilkan total 80 tower damage di dua lane. Sebagai alternatif, kamu juga bisa menghancurkan satu tower lawan lalu menghancurkan ancient yang muncul. Artinya kamu harus menghasilkan total 120 damage di satu lane.

Kartu

panduan-pemula-artifact-kartu

Kartu dalam Artifact secara garis besar terdiri dari empat jenis, yaitu kartu hero, unit/creep, spell, dan terakhir item. Sebelum bermain, kamu harus menyusun deck dari berbagai kartu yang kamu miliki. Selain harus memiliki lima hero, tidak ada batasan dalam berapa banyak jumlah kartu yang harus kamu pasang dalam satu deck.

Berikut adalah jenis-jenis kartu yang bisa kamu temui dalam Artifact

  • Kartu hero adalah kartu khusus yang selain memiliki attack, HP, dan kemampuan khusus, juga bisa menggunakan item. Tiap hero secara otomatis akan membawa tiga spell khusus ke dalam deck kamu serta dipasang secara otomatis di lane tanpa perlu menggunakan mana.
  • Kartu spell adalah kartu yang memiliki efek yang berinteraksi dengan papan permainan, entah itu menghasilkan damage atau memperkuat unit atau tower kamu. Tidak seperti unit, kartu spell hanya bisa digunakan sekali.
  • Kartu improvement adalah kartu yang memberikan buff ke hero, creep, atau tower di lane tempat kamu memainkannya.
  • Kartu summoning memunculkan creep khusus ke lane. Beberapa creep ini juga punya kemampuan khusus.
  • Kartu item adalah kartu sekali pakai dengan efek tertentu. Salah satu jenis item ini adalah equipment yang bisa memperkuat hero di atas papan secara permanen.

Kecuali item dan hero, semua kartu dalam permainan memiliki mana cost untuk bisa digunakan. Jika kamu tidak punya mana yang cukup, kamu tidak bisa menggunakan kartu tersebut. Selain itu, kecuali item, tiap kartu juga memiliki warna masing-masing.

Cara Bermain

Ketika permainan dimulai, kedua pemain akan memiliki tiga dari lima hero dan tiga creep, masing-masing ditempatkan di lane secara acak. Kedua pemain juga memulai permainan dengan tiga mana per lane, dan akan bertambah satu per lane tiap gilirannya. Kamu juga akan menarik lima kartu secara acak dari deck.

Satu giliran dalam Artifact terdiri dari empat fase.

1. Action Phase (1, 2, 3)

panduan-pemula-artifact-combat

Action Phase pertama akan dimulai dari papan pertama berada di sebelah kiri.

Dalam fase ini, kamu akan melihat apa saja yang akan terjadi ketika Action Phase berakhir. Kartu mana yang akan mati dari serangan lawannya, berapa damage yang akan ditelan masing-masing tower, dan seterusnya.

Kedua pemain bisa menggunakan kartu yang ada di tangan jika memiliki mana yang cukup untuk mengubah kondisi tersebut. Kartu apa yang bisa kamu gunakan di papan/lane tergantung dari warna hero yang ada di lane tersebut. Misalnya, untuk menggunakan kartu biru, lane yang ada di depanmu harus memiliki hero biru.

Action Phase di satu lane akan berlangsung terus menerus secara bergantian sampai kedua pemain pass atau tidak melakukan apa-apa. Jadi jika kamu pass tapi lawanmu menggunakan kartu, kamu akan diberi kesempatan untuk menanggapinya. Setelah itu giliran lawanmu yang menanggapi, begitu seterusnya hingga kedua pemain pass.

Setelah Action Phase berakhir, permainan akan pindah ke Combat Phase untuk lane tersebut.

2. Combat Phase (1, 2, 3)

panduan-pemula-artifact-action-phase

Dalam Combat Phase, kartu yang ada di lane akan saling serang. Ke mana kartu tersebut menyerang tergantung pada arah serangannya. Umumnya serangan ini hanya mengarah ke depan atau unit sebelahnya.

Ketika Combat Phase terjadi, tiap kartu di lane akan menghasilkan damage sesuai dengan attack yang miliki. Pada saat yang sama kartu tersebut juga akan menerima damage sesuai attack kartu lawan yang menyerangnya.

Kartu yang kehilangan seluruh HP setelah Combat Phase akan mati dan tersingkir dari papan. Kartu creep akan tersingkir secara permanen, sementara kartu hero akan tersingkir selama dua giliran sebelum bisa dimainkan sekali lagi.

Tiap kartu yang kamu singkirkan dari papan akan memberikanmu gold. Menyingkirkan creep akan memberikan satu gold, sedangkan menyingkirkan hero akan memberikan lima gold.

Jika sebuah kartu tidak terhalang oleh kartu lawan saat Combat Phase, serangannya akan diarahkan langsung ke tower lawan dan menghasilkan damage ke tower tersebut.

Setelah Combat Phase di satu lane berakhir, kamu akan pindah ke lane kedua. Kedua pemain akan memulai Action Phase di lane kedua seperti yang sudah dijelaskan di atas, kembali melakukan Combat Phase, lalu pindah ke lane ketiga untuk melakukan hal yang sama.

3. Shopping Phase

panduan-pemula-artifact-shopping-phase

Setelah Action Phase dan Combat Phase di ketiga lane selesai, kedua pemain akan pindah ke Shopping Phase. Dalam fase ini, kedua pemain bisa menggunakan gold (kanan bawah layar) yang mereka peroleh untuk membeli item.

Sesuai penjelasan sebelumnya, item ini bisa dipasang di kartu manapun di atas papan dan efeknya bersifat permanen. Tidak cuma itu, item ini juga tidak memiliki mana cost.

Kamu akan memiliki pilihan tiga item yang bisa dibeli. Item di sebelah kanan adalah consumable, yang di tengah adalah item yang kamu masukkan ke dalam deck, lalu yang di sebelah kiri adalah item acak.

Tidak ada batasan berapa jumlah item yang bisa kamu beli. Selama punya gold yang cukup, kamu bisa membeli item sebanyak apapun dalam satu Shopping Phase.

4. Hero Deployment

panduan-pemula-artifact-deployment

Setelah Shopping Phase selesai, kamu akan masuk ke Hero Deployment. Dalam fase ini, kamu akan memasang hero yang siap dimainkan saat itu. Tugasmu adalah menentukan di lane/papan mana hero tersebut akan dimainkan. Selain hero, dua creep baru juga akan dipasang di lane secara acak.

Posisi hero dan creep serta arah serangan mereka akan ditentukan secara acak setelah kamu menentukan di lane mana mereka ditempatkan.

Setelah Deployment selesai, kamu akan kembali ke Action Phase di lane pertama. Kali ini, kamu punya satu tambahan mana maksimum, mana kamu terisi penuh, serta menarik dua kartu dari deck ke tangan.


Ini tentu hanya sebagian kecil dari seluruh gameplay dari Artifact. Game ini jelas tidak sederhana dan mungkin tidak untuk semua orang. Karena itu, jangan mengeluh jika kamu merasa game ini terasa terlalu rumit atau membosankan. It’s just not for you 😉


Comments

comments