laoding...
image
Indonesia Diprediksikan Sulit Menang Piala Presiden 2020 Free Fire
Belly Overseer
Jan 30,2020
sharelike
Piala Presiden 2020 merupakan salah satu event esports yang paling meriah dan selalu ditunggu di Indonesia. Event yang selalu memeriahkan esports Indonesia di awal tahun ini membawa game baru yaitu Free Fire dan PES. Setelah menjalani babak kualifikasi lebih dari tiga bulan, akhirnya kita sampai di babak Grand Final pada tanggal 1 dan 2 Februari 2020 di ICE BSD, Tanggerang. Selain game yang berbeda, Piala Presiden 2020 juga tidak hanya berskala nasional, melainkan internasional. Dengan mengundang negara lain yang berada di Asia Tenggara, Piala Presiden 2020 menjadi ajang esports yang lebih baik dibandingkan pada tahun lalu. Melihat bahwa para finalis dari babak kualifikasi Piala Presiden 2020 sebelumnya akan menghadapi tim lain dari luar negeri, membuat kita bertanya apakah Indonesia bisa menjadi juara di turnamen esports mereka sendiri ? Terutama di Free Fire yang kita bisa bilang bahwa game ini menjadi salah satu yang paling hot pada tahun 2019. Dari 12 tim Free Fire yang akan bertanding di Grand Final Piala Presiden 2020, empat tim yang akan mewakili Indonesia adalah:
  1. Dranix Esports (Juara Free Fire Indonesia Master 2019)2.
  2. B.I.G Akar (Juara Kualifikasi Regional Timur)
  3. ELVO G.I (Juara Kualifikasi Regional Barat)
  4. LOUVRE Esports (Juara Kualifikasi Tertutup)
Melihat daftar nama di atas, kita melihat ada dua nama tim yang baru di scene esports Free Fire yaitu B.I.G Akar dan ELVO G.I. Namun dari keempat nama tersebut, siapakah yang paling berpotensi menjadi juara? Kami bertanya hal ini langsung kepada pengamat sekaligus shoutcaster Free Fire di Indonesia yaitu Adji ‘Sven’ dan Darma ‘ManggisKun’.
“Gua bisa bilang ELVO G.I adalah salah satu tim yang punya potensi. Ngeliat keganasan mereka dengan tiga kali booyah di final regional barat yg bisa d bilang sangat berat karena saingannya adalah RRQ Hades & Olympus dan beberapa tim pro lainnya. Mereka juga pintar memainkan tempo strategi per gamenya berdasarkan scoreboard yang mereka hitung-hitung dengan pemimpin klasemen sementara, ditambah 4 pemain ELVO G.I yang memiliki mekanik di atas rata-rata dan seimbang membuat mereka seharusnya bisa tampil lebih gila lagi di grand final nanti.”
Ujar Darma ‘ManggisKun’ Tim baru hasil bentukan Andrew Tobias memang benar-benar memberikan kejutan pada saat Piala Presiden kualifikasi regional barat. Bisa dibilang kualifikasi ini adalah yang terberat dikarenakan banyaknya tim pro yang ikut bertanding seperti RRQ, ONIC Esports dan Team NXL.
‘Kalo diliat dari performa ya, gua pegang Louvre dan ELVO G.I karena di final regional barat dan kualifikasi tertutup performa mereka ga bisa diragukan. Tapi ga selalu bener sih, soalnya scene esports Free Fire itu kaya roda berputar. Kadang bisa di atas, kadang bisa di bawah. Kita bisa jagoin tim favorit kita tapi bisa aja ga juara seperti Star8, EVOS, RRQ dan tim besar lainnya di final regional.”
Ujar Adji ‘Sven’ pada saat ditanya tentang Piala Presiden di Metaco Podcast Episode 7 Selain tim-tim Indonesia, Piala Presiden 2020 Free Fire juga mengundang delapan tim lainnya dari penjuru Asia Tenggara yaitu:
  1. ILLUMINATE (Thailand)
  2. EVOS-MG1 (Thailand
  3. TEAM FLASH (Vietnam)
  4. CLOUD (Vietnam)
  5. ARGON MY (Malaysia Singapura)
  6. HIGH QUALITY SQUAD (Malaysia Singapura)
  7. KHKR (Kamboja)
  8. PAK ROYAL FAMILY (Fillipina)
Melihat nama-nama yang asing ini, kami juga bertanya seberapa besar ancaman tim dari Asia Tenggara di Piala Presiden 2020 bagi para tim Indonesia.
“Melihat performa mereka di FFWS dan FFAI sebelumnya, gua rasa tantangan terbesar ketika menghadapi tim-tim dari region Thailand dan Vietnam seperti Illuminate, EVOS-MG1 dan Team Flash. Dari game esports apapun, dua region ini selalu menjadi musuh yang kuat.”
Jawab Adji ‘Sven’ ketika menjelaskan mengapa tim Indonesia harus berhati-hati atas dua region tersebut.
“EVOS-MG1 dan TEAM FLASH merupakan tim yang akan jadi musuh terkuat bagi tim Indonesia. EVOS-MG1 bisa melakukan "switching play" di middle fight range dengan sangat baik. Sementara TEAM FLASH kekuatan mereka ada di komunikasi antar player serta penguasaan macro game dari para player TEAM FLASH, mreka sempat menunjukkan penguasaan macro game dari segi penyamaan costume. Dari dua tim ini gua berharap banyak hal yg bisa tim Indonesia pelajari gak cuman micro game saja.”
Ujar Darma ‘ManggisKun’ Menurut Adji dan Darma, tim dari region Thailand dan Vietnam merupakan tim yang harus di waspadai karena memiliki mekanisme yang lumayan tinggi bahkan untuk sekelas tim Indonesia. Mengetahui informasi tersebut, Tim Indonesia yang bertanding di Piala Presiden 2020 harus berhati-hati dalam melawan kedua regional tersebut. Dan mari kita ramaikan event esports besar pertama di tahun 2020 ini dengan datang dan dukung tim Indonesia yang bertanding di Piala Presiden 2020 pada tanggal 1 dan 2 Februari 2020. Jika kamu ingin mengetahui info lebih lanjut tentang esports, guide dan interview seru bareng publik figur, jangan lupa ikut social media kita di: Instagram: https://instagram.com/metaco_gg/ Facebook: https://www.facebook.com/MetacoGG/ Discord: https://discord.gg/fTUZwnC
Tags:
GarenaFree FireTournamentPiala PresidenLokalinternasionalFree FireFree Fire Esportspiala presiden 2020