Kalahkan Fnatic di Final, Virtus.Pro Pertahankan Gelar Dota Summit

virtuspro-juarai-dota-summit-8-minor-featured

Meskipun bertanding tanpa roster lengkap, Virtus.Pro tetap memperlihatkan kekuatan mereka di Dota Summit 8. Tampil dominan sepanjang turnamen, tim dari regional CIS ini berhasil menjadi juara dan mempertahankan gelar Summit mereka dengan rekor nyaris sempurna.

Dalam fase grup turnamen, Virtus.Pro berada satu grup dengan OG dari Eropa dan Sacred dari Amerika Utara. Namun keduanya bisa diatasi dengan mudah, membuat LiL dan rekan-rekannya menjuarai grup dan mengamankan posisi empat besar.

virtuspro-juarai-dota-summit-8-minor-group

Sementara itu di grup lain Team Kinguin dari Eropa dan Fnatic dari Asia Tenggara menyusul di posisi empat besar. Lalu OG, Evil Geniuses, OpTic Gaming, dan Complexity harus beradu untuk memperebutkan satu lagi posisi empat besar melalui jalur Wild Card.

OG berhasil memenangkan Wild Card. Sayangnya mereka tidak mampu mengatasi Fnatic di semifinal dan kalah 1-2. Bagi Fnatic sendiri, ini merupakan peningkatan yang signifikan setelah beberapa Major dan Minor sebelumnya mereka selalu berada di peringkat terakhir. Nampaknya merekrut Adam dan Abed adalah keputusan yang tepat bagi tim Asia Tenggara ini.

virtuspro-juarai-dota-summit-8-minor-wildcard

Sementara itu Virtus.Pro bisa mengatasi Team Kinguin 2-0 tanpa masalah berarti. Ini berarti mereka harus menghadapi Fnatic di babak final best of five.

Di babak final, Virtus.Pro berhasil memenangkan game pertama. Game kedua juga terlihat memihak ke Virtus.Pro yang berhasil mengambil barrack di menit 20. Namun beberapa manuver dari Fnatic membuat mereka bisa berbalik memenangkan game kedua.

Namun Virtus.Pro tidak goyah ataupun tilting. Memasuki game ketiga, Shadow Demon dari 9Pasha on fire dan membuat Medusa dari Ramzes bisa mendapatkan farm yang cukup untuk memenangkan game ketiga. Kemudian di game keempat Fnatic sama sekali tidak bisa membendung kemampuan push dari Shadow Shaman, Broodmother, Luna, dan Beastmaster yang digunakan oleh Virtus.Pro. Fnatic harus mengakui kekalahan dengan skor akhir 1-3.

virtuspro-juarai-dota-summit-8-minor-playoff


Dengan gelar ini, Virtus.Pro berhak membawa pulang US$120.000 (sekitar Rp1,6 miliar) serta sejumlah 112,5 poin Dota 2 Pro Circuit. Poin tersebut berkurang dari yang seharusnya 150 karena mereka menggunakan stand-in. Hasil ini membuat mereka menutup tahun 2017 di posisi ketiga ranking Dota 2 Pro Circuit, di bawah dua tim Eropa yaitu Team Secret dan Team Liquid.

Sumber gambar: Twitter AOC Gaming