Rekap Kualifikasi The Chongqing Major Regional China, Eropa, dan Amerika Utara

rekap-kualifikasi-the-chongqing-major-eu-na-cn-featured

Kualifikasi The Chongqing Major untuk regional Eropa, China, dan Amerika akhirnya usai pekan lalu. Tiga tim dari masing-masing regional akan melengkapi enam tim yang sudah lulus dari tiga regional lain. Tidak seperti tiga regiona sebelumnya, kualifikasi di tiga regional powerhouse ini penuh dengan kejutan.

Sekilas, regional Amerika Utara sepertinya akan berakhir sesuai ekspektasi ketika Evil Geniuses, Forward Gaming, dan J.Storm tampil solid di grup masing-masing. Namun kejutan mulai terjadi di babak playoff. J.Storm mampu mengalahkan Evil Geniuses dan menjadi tim pertama yang lolos dari kualifikasi.

Tidak cuma itu, mereka juga mendapatkan seeding pertama setelah mengalahkan Forward Gaming di final playoff. Evil Geniuses sendiri untungnya berhasil mendapatkan tiket ke Major setelah mengalahkan Plus Ultra di lower bracket. Namun mereka harus puas dengan seeding ketiga karena kalah dari Forward Gaming di final lower bracket.

Eropa sekali lagi menjadi regional yang paling sengit di kualifikasi ini. Karena itu kejutan hampir tidak bisa dihindari. Benar saja, baru di fase grup, Ninjas in Pyjamas yang merupakan peserta Major sebelumnya harus gugur sejak fase grup. OG yang baru merekrut pemain baru juga gagal lolos dari fase grup setelah dua kali kalah menghadapi Alliance.

Kemenangan Alliance tersebut ternyata bukan kebetulan saja. Mereka pada akhirnya berhasil lolos ke Major meskipun sebagai seeding ketiga, di bawah Team Secret dan Team Liquid yang tampil sangat baik di kualifikasi ini.

China punya format kualifikasi dan jumlah tim yang sedikit berbeda. Namun itu sama sekali tidak mengubah peta kekuatan tim di regional ini. PSG.LGD, Team Aster, dan Vici Gaming tetap menjadi tiga tim terkuat yang lolos ke Chonqing Major.

Satu-satunya kejutan yang mungkin layak disebut adalah bagaimana PSG.LGD kesulitan menemukan performa terbaik dan harus finish di seeding ketiga. Kita lihat saja apakah ini pertanda buruk untuk finalis The International 2018 ini atau mereka hanya perlu waktu lebih untuk beradaptasi.

Comments

comments