Hasil MAX 2020 Alpha Series Kualifikasi 3
image
Panduan Hero Dota 2: Viper
Yasser Paragian
Feb 11,2020
sharelike

Viper adalah hero agility yang cukup tanky alias keras dan punya tugas bertahan hidup selama mungkin dalam teamfight ataupun di lane. Selain itu, ia juga bisa menghasilkan damage yang tidak bisa dianggap remeh di early ke mid gamedan juga punya potensi melakukan ganking berkat kemampuannya yang bisa melambatkan gerakan lawan.

Semua kelebihan tersebut membuat Viper termasuk sebagai salah satu hero yang cukup linier dan mudah dimainkan. Meskipun begitu, untuk membuatnya bisa berperan secara efektif, kamu tentu harus memainkannya dengan baik dan benar.

Kelebihan

  • Punya banyak mekanisme yang bisa melambatkan gerakan musuh.
  • Cukup tanky, membuatnya bisa bertahan hidup lebih lama dalam teamfight sambil terus menghasilkan damage.
  • Efektif menghadapi hero dengan pasif yang kuat.

Kekurangan

  • Tidak punya hard disable seperti stun.
  • Jumlah mana yang kecil cukup menyulitkannya di early dan mid game.
  • Meskipun punya banyak mekanisme slow, Viper sendiri punya movement speed yang lambat
  • Single target dan tidak punya cara untuk berhadapan dengan lebih dari satu target sekaligus atau illusion
  • Potensi late game-nya sangat lemah dibanding hero agility lain.

Skill Set

1. Poison Attack

Membuat seranganmu punya efek racun yang melambatkan musuh dan menghasilkan damage overtime dan pengurangan magic resistance. Efek ini bisa ditumpuk tiap kali digunakan ke target yang sama.

panduan-hero-dota-2-viper-poison-attack
  • Range: 600/640/680/720
  • Damage: 4/8/12/16 per detik
  • Movement speed slow: 6%/8%/10%/12%
  • Pengurangan magic resistance: 3%/5%/7%/9%
  • Durasi debuff: 4 detik
  • Stack maksimal: 5
  • Cooldown: 0 detik
  • Mana cost: 25

Alat utamamu di hampir semua situasi, mulai dari melakukan harass di awal permainan, melambatkan atau mengejar musuh ketika melakukan ganking, dan tentunya damage tambahan. Gunakan secara efisien mengingat kamu punya mana yang terbatas.

2. Nethertoxin

Memuntahkan racun ke sebuah area. Lawan yang berdiri di area tersebut akan menerima damage overtime, kehilangan pasif, dan kehilangan magic resistance. Makin lama lawan tinggal di area tersebut, makin tinggi damage yang dihasilkan.

panduan-hero-dota-2-viper-nethertoxin
  • Jarak cast: 900
  • Radius: 400
  • Damage minimum: 15/20/25/30 per detik
  • Damage maksimum: 60/80/100/120 per detik
  • Durasi hingga mencapai damage maksimal: 4 detik
  • Durasi: 8 detik
  • Cooldown: 14 detik
  • Mana cost: 70/80/90/100

Nethertoxin adalah spell yang efektif di berbagai situasi. Karena mematikan pasif, spell ini akan sangat efektif menghadapi hero dengan pasif kuat seperti Dragon Knight atau Timbersaw. Karena efeknya ini, Nethertoxin juga bisa jadi alat zoning yang sangat bagus. Dalam team fight, Nethertoxin yang ditempatkan dengan baik, spell ini memaksakan lawan untuk memperbaiki posisi atau kehilangan berdiri di atas racun tersebut. Keduanya akan menguntungkan kamu dan tim kamu.

3. Corrosive Skin

Memberikan tambahan magic resistance. Selain itu, lawan yang memberikan damage kepadamu dalam bentuk apapun pada jarak 1.400 akan mendapatkan efek slow dan juga damage per detik.

panduan-hero-dota-2-viper-corrosive-skin
  • Bonus magic resistance: 10%/15%/20%/25%
  • Damage per detik: 8/16/24/32
  • Attack speed slow: 8/16/24/32
  • Durasi debuff: 4 detik

Skill inilah yang membuat Viper termasuk dalam hero yang tanky dan cukup sulit dihadapi. Selain membuatnya sulit ditumbangkan dengan magic damage, ini juga membuat lawan rugi besar ketika melakukan trading secara gegabah. Bayangkan, tiap kali lawan menyerangmu, ia akan menerima maksimal 100 damage dari Corrosive, plus damage dari seranganmu.

4. Viper Strike

Viper mengeluarkan racun kuat ke satu lawan. Racun ini membuat lawan bergerak sangat lambat dan menerima damage yang sangat besar tiap detiknya. Seiring waktu, kecepatan lawan akan pulih seperti biasa. Kamu juga bisa membuat skill ini lebih kuat dengan membeli Aghanim’s Scepter.

panduan-hero-dota-2-viper-ultimate
  • Range: 500 (900 dengan Aghanim’s Scepter)
  • Damage per detik: 60/100/145
  • Movement speed slow: 40%/60%/80%
  • Attack speed slow: 40/60/80
  • **Durasi slow: 5 detik
  • Cooldown: 50/40/30 detik (10 detik dengan Aghanim’s Scepter)
  • Mana cost: 125/175/250 (125 dengan Aghanim’s Scepter)

Selain jadi sumber damage yang cukup besar, Viper Strike adalah ultimate yang bisa dijadikan alat inisiasi. Alasannya sederhana: efek slow dari skill ini akan tetap menembus magic immunity (tapi tentu tidak menghasilkan damage). Jadi, ketika timmu ingin mengincar lawan dengan BKB, Viper Strike adalah skill yang sangat efektif.

Baca juga: Mekanisme Bertahan dari Skill Lawan dan Interaksi Tiap Skill dalam Permainan

Efek slow yang diberikan juga memberikan timmu banyak waktu untuk melakukan beberapa serangan tambahan dan menghasilkan total damage yang lebih besar. Namun, gunakan secara bijak, karena skill ini juga punya mana cost yang sangat besar di awal permainan.

Talent

  • Level 25: Poison Attack bisa digunakan ke bangunan atau Nethertoxin memberikan efek silence
  • Level 20: +90 damage atau +100 damage Viper Strike
  • Level 15: +6 damage, resistance, dan slow Corrosive Skin atau +125 jarak serangan
  • Level 10: +8% spell lifesteal atau +25 attack speed

Skill Build

panduan-hero-dota-2-viper-skill-build-new

Karena sumber damage utamamu berasal dari Poison attack, kamu tentu ingin memaksimalkan spell tersebut pertama kali. Ini akan memberikanmu potensi melakukan harass dan memenangkan lane di early game. Selain itu di team fight Poison Attack adalah alat utamamu untuk melakukan kill

Setelah itu maksimalkan Corrosive Skin untuk memberikanmu sustain di early game dan team fight. Dengan begitu kamu bisa menghasilkan damage terus menerus. Tapi di sela-sela itu ambil satu level Nethertoxin terutama jika kamu menghadapi hero yang punya pasif yang sangat kuat.

Seperti biasa, ambil Viper Strike tiap kali kamu bisa mengambilnya.

Item Build

panduan-hero-dota-2-viper-item-build-new

Sejak patch 7.24, Viper punya peran yang sedikit lebih luas. Ia memang tetap bisa berada di garis depan dan menelan magic damage dari lawan. Tapi sekarang ia juga punya potensi carry yang lebih mengerikan, terutama di mid game.

Karena potensi mid game yang tinggi, kamu ingin mendominasi permainan sejak awal. Karena itu bukalah pertandingan dengan dua Wraith Band. Tapi jika kamu ingin melakukan transisi ke item pertama lebih cepat, kamu bisa membuka dengan dua Band of Elvenskin.

Sepatu untuk Viper adalah Power Threads agar ia bisa mengeluarkan Poison Attack dengan lebih cepat. Lalu untuk item pertama, kamu bisa memilih Dragon Lance lebih dulu atau Maelstrom. Dragon Lance membantumu menembakkan Poison Attack dari jarak yang lebih jauh. Sementara Maelstrom meningkatkan damage output serta farming rate kamu secara signifikan.

Baca juga: Mengenal Tipe Damage dan Perbedaannya (Fisik, Magic, dan Pure)

Setelah itu pilihan item kamu tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan. Black King Bar dan Manta Style adalah pilihan yang memberikanmu potensi menyerang dan bertahan di saat yang sama dan berguna menghadapi disable. Mjolnir dan Butterfly bisa jadi pilihan untuk damage yang lebih besar serta attack speed yang jauh lebih cepat. Lalu jika kamu ternyata perlu cara untuk bertahan lebih lama di tengah team fight, Shiva’s Guard atau Pipe of Insight adalah pilihan yang tepat tergantung jenis damage lawan.

Gameplay

https://www.youtube.com/watch?v=BWRqoDDO3I0

Meskipun sudah mengalami banyak perubahan, Viper tetap punya keunggulan yang ia miliki yaitu dominasi lane. Menggunakan Poison Attack, kamu bisa dengan mudah melakukan harass ke lawan. Ini akan membuat lawan lebih hati-hati dalam mengambil posisi dan last hit selama fase laning.

Satu hal yang perlu kamu perhatikan adalah mana pool yang kamu miliki. Meskipun cukup kuat, Poison Attack bisa menguras mana jika digunakan terus menerus. Jadi cukup gunakan satu atau dua kali tiap lawan berusaha mendekat untuk mengambil last hit atau melakukan harass.

Dalam team fight, tugas Viper adalah mengincar satu target dan membunuhnya dengan cepat. Kombinasi Viper Strike, beberapa Poison Attack, dan mungkin Nethertoxin harusnya bisa menghabisi satu lawan yang squishy dengan cepat. Jika belum cukup kamu tinggal melakukan beberapa auto attack. Jika kamu sudah punya Dragon Lance atau Hurricane Pike, kamu harusnya bisa melakukan ini dari jarak yang lebih aman.

Meskipun bisa membunuh lawan dari jarak jauh, Viper punya keunikan tersendiri karena ia terbilang cukup tanky berkat Corrosive Skin. Jadi jika kamu punya rekan tim yang punya heal, jangan takut untuk maju dan mengejar lawan atau berada sedikit lebih dalam ketika melakukan team fight.

Mid game adalah momen kunci untuk Viper karena di titik inilah ia punya damage output yang sangat tinggi berkat semua spell yang ia miliki. Tapi begitu memasuki late game, potensi damage yang ia miliki sudah mulai berkurang kecuali kamu beruntung mendapatkan neutral item yang tepat. Karena itu sebisa mungkin ambil alih kendali permainan sejak early dan mid game. Jika tidak, kamu harus membukakan jalan untuk carry tim yang lebih kuat di late game, itupun jika ada.


Kesimpulannya, dengan kemampuan bertahan yang cukup solid dan damage yang besar di early dan mid game, Viper adalah hero yang cukup kuat dan mudah dimainkan. Cukup bertahan hidup untuk berkontribusi untuk timmu. Hanya saja, ketika menggunakan hero ini, hindari extra late game dan/atau menghadapi hero yang berbasis ilusi dan pure damage.

Baca juga panduan hero Dota 2 lainnya:

Tags:
Dota 2Panduan Hero Dota 2