Panduan Hero Dota 2: Venomancer

panduan-hero-dota-2-venomancer-featured

Venomancer adalah hero agility yang punya sangat banyak efek slow serta damage overtime. Kehadirannya dalam permainan membuat tim lawan harus super hati-hati ketika melakukan team fight berdurasi panjang. Jika tidak, damage dari hero ini akan menguras HP lawan secara perlahan tanpa disadari.

Hero ini cukup fleksibel alias bisa dimainkan di berbagai posisi. Meskipun populer sebagai carry ataupun mid, ia juga bisa dimainkan sebagai support, offlane, atau bahkan jungler.

Kelebihan

  • Bisa menghasilkan akumulasi damage yang sangat besar dalam satu team fight
  • Punya banyak slow serta damage overtime
  • Fleksibel dan bisa bermain di berbagai posisi
  • Mampu memberikan vision gratis berkat Plague Ward

Kekurangan

  • Tidak punya hard disable yang sepenuhnya menahan gerakan lawan
  • Punya mana pool yang minim sepanjang early game
  • Tidak survivable alias cukup mudah mati

Skill Set

1. Venomous Gale

Venomancer mengeluarkan bola racun ke area garis lurus di depannya. Lawan yang dilintasi oleh bola racun ini akan menerima damage serta debuff. Debuff ini akan menghasilkan damage overtime serta movement speed slow yang akan menghilang seiring waktu.

panduan hero dota 2 venomancer venomous gale

  • Jarak cast: 800
  • Jarak tempuh: 850
  • Radius: 125
  • Damage awal_: 20/50/75/100
  • Damage overtime 10/40/70/100 per 3 detik
  • Movement speed slow: 50%
  • Durasi debuff: 15 detik
  • Cooldown: 21/20/19/18 detik
  • Mana cost: 125

Venomous Gale adalah salah satu sumber damage utamamu, terutama di early game dan mid game.

Mengabaikan reduction, skill ini bisa menghasilkan total 600 damage di level empat. Jika kamu bisa mendaratkannya ke banyak hero, skill ini bisa menghasilkan total damage yang sangat besar. Ini belum mempertimbangkan efek slow yang jelas membatasi pergerakan lawan. Selain damage, skill ini juga bisa menjadi alat untuk inisiasi dalam team fight.

Satu-satunya yang menjadi kelemahan skill ini adalah efeknya yang berbentuk debuff. Menghadapi lawan tertentu, debuff ini bisa dihilangkan begitu saja, membuat skill ini terbuang percuma. Apalagi skill ini juga punya mana cost yang tinggi sehingga menguras mana kamu.

2. Poison Sting

Tiap serangan Venomancer memberikan efek movement speed slow serta damage overtime

panduan hero dota 2 venomancer poison sting

  • Damage overtime: 6/14/22/30 per detik
  • Movement speed slow: 11%/12%/13%/14%
  • Durasi debuff: 6/9/12/15 detik

Poison Sting adalah salah satu skill yang membuat Venomancer sangat menyebalkan bagi hero melee di lane. Secara teknis, Poison Sting membuat tiap serangannya memiliki total damage yang lebih besar.

Lalu dengan efek slow yang dihasilkan, skill ini juga memungkinkan Venomancer mendaratkan satu atau dua serangan lagi. Ini membuat trading hit hampir pasti menguntungkan bagi hero ini.

3. Plague Ward

Venomancer menciptakan sebuah Ward di satu titik. Ward ini memiliki vision sendiri, dan bisa menyerang lawan yang ada di sekitarnya. Tiap serangannya juga menghasilkan efek Poison Sting sesuai level skill tersebut saat itu.

panduan hero dota 2 venomancer plague ward

  • Jarak cast: 850
  • Durasi Ward: 40 detik
  • HP Ward: 75/200/325/450
  • Damage rata-rata: 13/22/31/40
  • Jarak serang: 600
  • Vision: 800 ground vision (siang dan malam)
  • Cooldown: 5 detik
  • Mana cost: 20

Plague Ward adalah skill serba guna. Pertama, skill ini memberikanmu vision yang memberikanmu timmu informasi tambahan di minimap.

Damage serangan dari skill ini relatif kecil. Namun ditambah dengan efek Poison Sting, Ward ini bisa menghasilkan total damage yang cukup besar. Jika dipasang di sekitar hero lawan, Ward ini bisa sangat menyebalkan di early game. Apalagi Ward ini sendiri juga sangat sulit dibunuh jika sudah menginjak level empat.

4. Poison Nova

Venomancer menebarkan racun ke area sekelilingnya. Lawan yang terkena racun ini akan terkena damage overtime, namun tidak akan membunuh lawan tersebut.

Jika menggunakan Aghanim’s Scepter, Poison Nova akan menghasilkan damage yang lebih besar serta cooldown yang lebih singkat.

panduan hero dota 2 venomancer poison nova

  • Radius: 575
  • Damage overtime: 30/55/80 per detik (60/85/110 per detik dengan Aghanim)
  • Durasi debuff: 16 detik
  • Cooldown: 140/120/100 detik (140/120/60 detik dengan Aghanim)
  • Mana cost: 200/300/400

Poison Nova adalah skill yang cukup mengerikan. Jika bisa mengenai banyak hero lawan sekaligus, skill ini bisa menghasilkan damage yang sangat besar. Tanpa mendapatkan upgrade saja, Poison Nova bisa menghasilkan total 1360 damage di level tiga.

Memang, skill ini tidak bisa membunuh lawan. Namun kamu bisa membunuhnya dengan damage overtime lain yang kamu miliki. Apalagi di tengah team fight, lawanmu bisa menghabisi lawan yang tidak sadar dengan kondisi HP mereka.

Talent Tree

  • Level 25: Plague Ward memiliki HP dan damage tiga kali lipat atau +600 AoE Poison Nova
  • Level 20: Jika mengenai hero, Gale memunculkan 2 Plague Wards atau +6 detik durasi Poison Nova
  • Level 15: +6% slow Poison Sting atau +150 cast range
  • Level 10: +90 gold per menit atau -8 detik cooldown Venomous Gale

Skill Build

panduan-hero-dota-2-venomancer-skill-build

Sebagai core, build untuk Venomancer tentunya fokus memaksimalkan damage overtime yang bisa ia hasilkan. Karena itu, fokus ke Venomous Gale dan juga Poison Sting terlebih dahulu. Keduanya merupakan sumber damage utamamu sepanjang permainan.

Maksimalkan Venomous Gale terlebih dahulu, kemudian lanjutkan dengan Poison Sting. Di sela-sela itu, ambil Poison Nova jika kamu sudah menginjak level enam.

Variasi pada build untuk Venomancer terletak pada kapan kamu ingin mengambil Plague Wards. Sekali kamu mengambil Plague Wards, kamu harus memaksimalkannya segera. Jika tidak, Plague Wards yang kamu keluarkan akan terlalu lemah dan hanya akan jadi sumber gold untuk lawan.

Jika fungsi kamu dalam tim lebih mengarah ke utility, kamu bisa mengambil Plague Wards lebih awal. Namun jika tidak, tetap ambil build standar yang fokus ke Gale dan Poison Sting.

Item Build

panduan-hero-dota-2-venomancer-item-build

Seperti biasa, mulai permainan dengan regenerasi standar. Kamu bisa melengkapinya dengan Wraith Band untuk memudahkanmu melakukan last hit serta memberikan pressure. Nantinya, Wraith Band ini bisa kamu upgrade menjadi Ring of Aquila.

Opsi sepatu untuk Venomancer sangat bergantung pada situasi. Jika kamu memerlukan tambahan dan fleksibilitas stats, ambil Power Treads. Untuk meningkatkan damage serta membantumu dalam mengejar lawan yang mendapatkan slow, gunakan Phase Boots.

Namun pada umumnya, Venomancer lebih sering bermain dengan Boots of Speed biasa dan menunggu untuk mendapatkan Boots of Travel. Tidak heran, karena di awal permainan hero ini cenderung fokus pada magic damage yang berasal dari spell miliknya.

panduan-hero-dota-2-venomancer-gameplay-2

Sama seperti sepatu, Venomancer punya beberapa opsi item yang bisa ia beli. Namun dari sekian banyak, ada tiga item yang paling populer untuk hero ini, yaitu Veil of Discord, Aghanim’s Scepter, dan juga Hurricane Pike.

Veil of Discord dan Aghanim’s Scepter jelas punya sinergi dengan hero ini. Veil of Discord akan meningkatkan semua magic damage yang berasal dari spell hero ini. Sementara itu Aghanim’s Scepter meningkatkan damage Poison Nova.

Sebagai gambaran, Poison Nova level tiga dengan upgrade Aghanim bisa menghasilkan total 1870 damage (sebelum reduction) ke satu hero lawan. Jika kamu bisa mengenai banyak hero, satu spell ini bisa memenangkan team fight dengan mudah.

panduan-hero-dota-2-venomancer-gameplay-7

Sementara itu Hurricane Pike berfungsi sebagai alat survivability dan mobilitas untuk Venomancer. Bonus attack range yang diberikan memungkinkanmu menyerang dari jarak aman. Sementara Hurricane Thrust dari item ini juga memungkinkan kamu kabur dari jangkauan lawan atau maju ke tengah team fight untuk menggunakan Poison Nova.

Di luar tiga item tersebut, kamu punya sangat banyak pilihan. Untuk lane push serta kekuatan team fight tambahan, kamu bisa membeli Maelstrom atau Shiva’s Guard. Untuk bertahan dari magic damage atau disable, gunakan BKB atau Linken’s Sphere tergantung situasi.

panduan-hero-dota-2-venomancer-gameplay-6

Shadow Blade/Silver Edge atau Blink Dagger juga bisa menjadi alternatif jika kamu perlu kemampuan inisiasi. Lalu jika kamu lebih berperan sebagai utility, kamu bisa membeli Eul’s atau Solar Crest.

Terakhir, jika kamu bermain sebagai core dan mendapatkan free lane alias lane yang cukup mudah, kamu bisa membeli Midas sebagai item pertama. Dengan begitu kamu bisa memperoleh item lain dengan cepat serta tidak ketinggalan dalam networth menghadapi hero lain yang bisa farming lebih cepat.

Gameplay

panduan-hero-dota-2-venomancer-gameplay-5

Meskipun bukan lane stomper, Venomancer adalah laner yang cukup kuat. Ia bisa unggul menghadapi beberapa hero yang tidak punya kemampuan harass atau mobilitas. Cukup dengan Venomous Gale dan beberapa serangan biasa kamu bisa menghasilkan damage yang cukup serius untuk mengganggu lawan.

Tugasmu di beberapa menit awal pertandingan adalah mendapatkan level secepat mungkin. Begitu menginjak level tiga, tergantung matchup, kamu bisa memberikan pressure karena Venomous Gale kamu bisa menghasilkan damage overtime.

Gank dari support timmu akan sangat membantu, dan mengingat hero ini punya banyak slow, kamu harusnya tidak megalami kesulitan membunuh lawan di awal permainan. Namun jika itu tidak terjadi, paling tidak dapatkan level secepat mungkin sambil mendapatkan farm sebisamu. Jika kamu mengalami kesulitan mendapatkan farm dan/atau level di lane, segera ambil Plague Wards dan lakukan farm di hutan. Ini berarti kamu harus bisa mengenal matchup dan peluangmu dalam matchup tersebut.

panduan-hero-dota-2-venomancer-gameplay-4

Jika kamu melewatkan upgrade Boots of Speed dan mendapatkan farm yang cukup, kamu bisa mulai aktif mencari kill. Dengan jarak serta damage yang cukup kuat, kamu bisa memulai team fight atau gank dengan Venomous Gale yang dikombinasikan dengan Veil of Discord.

Agar tiap kill atau kemenangan team fight yang kamu peroleh bisa dikonversi ke objektif, pastikan kamu tidak bertindak sendirian. Selalu paksa tim lawan untuk menanggapi gerakan berkelompok dari timmu. Dengan begitu kamu bisa melakukan team fight di mana kamu lebih unggul berkat Poison Nova.

Jika kamu bisa memberikan pressure dan mengambil objektif di peta, kamu harusnya bisa mendapatkan space untuk melakukan farm. Di saat yang sama, map control juga membatasi farm lawan. Ini akan menguntungkanmu karena Venomancer sendiri adalah hero yang tidak punya kecepatan farm yang tinggi.

panduan-hero-dota-2-venomancer-gameplay-3

Selama mendapatkan space, kamu harusnya paling tidak bisa mendapatkan level untuk mengimbangi lawan. Begitu memasuki late game, kamu harus bermain sedikit lebih lihai karena lawanmu mungkin akan memiliki BKB untuk menangkal kamu, atau mobilitas untuk menangkapmu.

Pastikan kamu punya positioning yang baik dan tahu kapan harus masuk dan menggunakan Poison Nova. Selama dua hal tersebut bisa kamu lakukan, kamu tetap akan menghasilkan damage yang tinggi saat team fight di late game. Setelah itu, denga rekan setim yang membantu melakukan push, kamu bisa melanjutkannya denga tower atau barracks.

panduan-hero-dota-2-venomancer-gameplay-1


Meskipun tidak bersifat burst damage, Venomancer adalah hero yang bisa menghasilkan damage yang tinggi. Namun untuk melakukan itu kamu tidak boleh tertinggal baik dalam farm ataupun level dalam permainan, terutama early game.

Baca juga panduan hero Dota 2 lainnya:

Comments

comments