Panduan Hero Dota 2: Tiny

panduan-hero-dota-2-tiny-featured

Tiny adalah hero strength jarak dekat yang dikenal dengan badan batunya yang besar. Meskipun lambat, ia punya potensi damage yang sangat kuat. Ia bisa menjadi ganker dan inisiator yang solid berkat burst magic damage yang ia miliki. Ia juga memiliki damage fisik dengan efek cleave yang bisa menghabisi banyak musuh sekaligus, serta menghancurkan bangunan dengan cepat.

Melengkapi damage yang ia miliki, Tiny juga dikenal sangat sulit dibunuh berkat status resistance yang ia miliki. Ini membuatnya bisa menjadi late game carry yang sangat mengerikan jika bisa mendekat ke lawan yang diincar.

Kelebihan

  • Punya damage fisik dan magic AoE yang sangat besar
  • Sulit ditahan di satu tempat berkat status resistance yang ia miliki

Kekurangan

  • Karena tidak punya agility, ia juga tidak punya armor
  • Punya attack speed yang sangat lambat
  • Sangat bergantung pada early game yang baik

Skill Set

1. Avelanche

Tiny melemparkan bebatuan ke satu area kecil. Lawan yang terkena batu ini akan menerima damage serta stun.

panduan hero dota 2 tiny avelanche

  • Jarak cast: 600
  • Radius efek: 275
  • Damage: 120/180/240/300
  • Durasi stun: 1 detik
  • Cooldown: 17 detik
  • Mana cost: 120

Avelanche adalah disable yang serba guna. Damage yang dihasilkan cukup besar, dan areanya juga tidak bisa dianggap remeh. Kamu bisa menggunakan spell ini untuk melakukan inisiasi atau sekedar menghasilkan burst damage. Keberadaan spell ini membuat Tiny punya fleksibilitas dalam build serta perannya dalam permainan. Ia berperan sebagai carry, namun ia juga bisa melakukan gank di mid game.

2. Toss

Melempar unit terdekat (kawan atau lawan) dalam sebuah radius dari Tiny ke area yang ia tuju. Lawan yang berada di area target akan terkena damage. Toss juga bisa menghasilkan damage ke bangunan walaupun tidak terlalu besar.

Jika unit yang kamu lempar adalah lawan, unit tersebut akan menerima damage yang lebih besar. Tidak cuma itu, lawan yang dilempar dengan Toss akan menerima damage dari Avelanche sebanyak dua kali lipat saat sedang melayang di udara.

panduan hero dota 2 tiny toss

  • Jarak cast: 1300
  • Radius cari: 275
  • Radius damage: 275
  • Damage: 75/150/225/300
  • Bonus damage jika yang dilempar adalah lawan: 30%
  • Damage ke bangunan: 33,33% dari damage asli
  • Durasi Toss: 1,3 detik
  • Cooldown: 11 detik
  • Mana cost: 90/100/110/120

Toss adalah salah satu potongan dari burst damage Tiny. Jika kamu melempar lawan dan langsung menggunakan Avelanche, lawan tersebut akan menerima hampir 1000 burst damage jika kedua spell berada di level empat. Inilah yang membuat Tiny punya potensi gank dan juga inisiasi yang mengerikan di mid game.

Ada banyak trik yang bisa kamu gunakan memanfaatkan Toss. Di awal permainan, kamu bisa melempar lawan yang lengah ke area tower kamu, memaksa mereka menerima damage tower. Kamu juga bisa melempar rekan setimmu ke lawan untuk melakukan inisiasi ataupun mengejar.

3. Tree Grab

Tiny mengambil pohon dan menjadikannya senjata untuk menyerang selama beberapa kali. Selama memegang pohon ini, Tiny punya jarak serang yang lebih jauh, damage yang lebih besar, dan full splash damage.

Tiny bisa melempar pohon ini untuk menghasilkan damage ke lawan dari jarak jauh.

panduan hero dota 2 tiny tree grab

  • Jarak cast: 165
  • Jarak splash damage: 400
  • Radius splash damage: 200
  • Jumlah serangan: 5 kali
  • Bonus jarak serang: 350
  • Bonus damage: 10%/20%/30%/40% ke unit, 60%/80%/100%/120% ke bangunan
  • Splash damage: 100%
  • Cooldown: 24/20/16/12 detik setelah pohon yang ia pegang hilang
  • Mana cost: 20/30/40/50

Tree Grab adalah spell yang memberikan Tiny potensi carry dan damage fisik yang besar di late game. Jika kamu punya damage yang besar, kamu bisa menyapu bersih lawan hanya dengan satu pukulan. Kamu cuma perlu mencari cara untuk mendekat ke lawanmu dan memastikan kamu punya damage serta attack speed agar bisa menghasilkan damage yang maksimal.

Satu hal yang tidak kalah penting dari Tree Grab adalah damage yang dihasilkan ke bangunan. Yup, sekali lagi, jika punya attack speed yang tinggi, kamu bisa dengan cepat menghancurkan bangunan lawan. Lalu karena punya status resistance yang tinggi, kamu bisa memukul bangunan lawan tanpa perlu takut atau khawatir.

4. Grow

Tiny menjadi semakin besar, mendapatkan bonus damage, armor, serta status resistance. Sebagai gantinya, ia kehilangan attack speed.

panduan hero dota 2 tiny grow

  • Bonus damage: 30/45/60
  • Pengurangan attack speed: 20/35/50
  • Bonus armor: 5/10/15
  • Bonus status resistance: 20%/30%/40%

Grow adalah pasif yang menjadi pelengkap Tiny di late game. Dengan tambahan damage yang kamu peroleh, serangan kamu saat memegang pohon akan menjadi semakin efektif. Memang, attack speed kamu akan turun. Namun jika bisa mendapatkan farm dengan baik, kamu harusnya punya beberapa item yang memberikan attack speed untuk menutupi itu.

Tidak cuma itu, Grow juga membuat kamu jadi semakin alot. Kamu mendapatkan tambahan armor, sesuatu yang sangat kamu butuhkan di late game. Namun yang paling penting adalah status resistance yang membuat disable yang kamu terima bisa dipotong hanya setengahnya saja.

Baca juga: Memahami status resistance di Dota 2

Talent Tree

  • Level 25: Toss tersedia dalam 3 charge atau -12 detik cooldown Avelanche
  • Level 20: Toss tidak memerlukan target atau -7 detik cooldown Tree Grab
  • Level 15: +125 damage Avelanche atau +350 health
  • Level 10: +30 damage atau +20% magic resistance

Skill Build

panduan-hero-dota-2-tiny-skill-build

Di tiga level awal, ambil masing-masing satu poin Avelanche, Toss, dan juga Tree Grab. Tree Grab tidak punya banyak fungsi di awal permainan karena seranganmu masih lemah dan lambat. Namun jika dibutuhkan kamu bisa menggunakannya untuk farm dan push.

Prioritaskan Avelanche dan Toss terlebih dahulu. Kombinasi kedua spell ini akan memberikanmu potensi burst damage yang tinggi. Ini nantinya akan memungkinkanmu melakukan gank dan team fight. Kamu memang memerlukan farm, namun memiliki potensi gank dan team fight akan membuatmu lebih berkontribusi untuk tim. Toh Tiny bisa melakukan farm dengan cepat berkat Tree Grab.

Ambil Grow dan juga Talent begitu kamu bisa mengambilnya seperti biasa. Setelah memaksimalkan Avelanche dan Toss, kamu harusnya sudah mendapatkan beberapa item untuk menjadi carry. Di sinilah damage dari serangan Tree Grab sangat berguna.

Item Build

panduan-hero-dota-2-tiny-item-build

Seperti yang disinggung di atas, meskipun berperan sebagai carry, Tiny bisa menghasilkan burst damage yang tinggi di mid game. Ini membuat Build kamu sedikit dibagi dua, yaitu untuk gank dan late game.

Mulai permainan dengan regenerasi standar, yaitu Tango dan Salve. Jika kamu merasa akan sering menggunakan spell seperti Toss atau Avelanche, kamu bisa menggunakan regenerasi mana seperti Clarity atau Mango. Untuk melengkapi itu, beli Stout Shield untuk menutupi kurangnya armor kamu. Dengan begitu kamu bisa bertahan lebih lama di lane.

panduan-hero-dota-2-tiny-gameplay-6

Baca juga: Perbedaan armor, magic resistance, damage block, dan evasion

Sebagai item awal, kamu bisa membeli item yang memberikan regenerasi mana tambahan. Jika kamu bermain sebagai mid, kamu bisa membeli botol. Sebagai alternatif, kamu bisa mengambil Ring of Aquila. Memang, Tiny bukanlah hero agility. Namun selain armor dan regenerasi mana, item ini memberikanmu sedikit agility yang akan memberikanmu sedikit armor serta attack speed tambahan yang akan berguna nantinya.

Sepatu untuk Tiny jelas Power Treads yang memberikanmu attack speed serta fleksibilitas berkat tread switch. Dengan begitu kamu bisa mengeluarkan satu spell tambahan melalui tread switch jika memang dibutuhkan.

Item pertama Tiny selalu alat yang memungkinkannya untuk mendekat ke musuh. Pilihan utamamu adalah Shadow Blade atau Blink Dagger.

panduan-hero-dota-2-tiny-gameplay-3

Shadow Blade memberikanmu damage dan attack speed yang akan berguna di late game, serta bisa kamu upgrade menjadi Silver Edge. Kamu harus berhati-hati sebab lawan bisa membaca gerakanmu dengan Sentry Ward dan membuatmu malah mati dengan mudah. Jika kamu merasa lawan siap menghadapi invisibility, kamu bisa menggunakan Blink Dagger sebagai alternatif.

Setelah mendapatkan item mobilitas yang memungkinkanmu untuk melakukan gank, fokus untuk meningkatkan attack speed. Ada banyak pilihan untuk ini. Salah satu yang paling populer adalah Sange and Yasha. Selain memberikan attack speed, item ini juga memberikanmu agility yang berarti armor tambahan.

panduan-hero-dota-2-tiny-gameplay-2

Assault Cuirass bisa memberikan dua hal yang diberikan Sange and Yasha. Namun harganya cukup mahal dan tidak memberikan hal lain selain armor dan attack speed. Alternatif lain untuk attack speed adalah Butterfly yang memberikanmu agility yang tinggi serta evasion yang sangat berguna menghadapi damage fisik dari lawan.

Setelah itu mendapatkan satu item attack speed, kamu bisa mencari item damage, utility, ataupun mekanisme bertahan. BKB dan Linken’s Sphere selalu bagus menghadapi spell dari lawan. Heart of Tarrasque memberikanmu damage serta meningkatkan status resistance secara signifikan. Terakhir, Daedalus akan membuatmu menghasilkan splash damage yang sangat besar dari serangan Tree Grab.

Gameplay

panduan-hero-dota-2-tiny-gameplay-5

Tiny adalah hero yang punya potensi damage tinggi di mid dan late game selama ia mendapatkan timing yang ia inginkan. Sayangnya, ia sangat lemah di early game. Armor kamu nol dan tidak akan bertambah kecuali kamu membeli item atau mencapai level enam. Ini membuatmu tidak bisa menerima terlalu banyak harass atau melakukan trading dengan lawan begitu saja.

Di awal permainan, minta satu orang support untuk memastikan kamu bisa melakukan farm dengan aman. Kamu bisa membantu atau mendapatkan kill awal jika ada yang melakukan rotasi. Namun lakukan ini jika kamu bisa menjamin mendapatkan kill tersebut karena Tiny juga punya mana pool yang terbatas di early game.

panduan-hero-dota-2-tiny-gameplay-7

Setelah kamu mendapatkan Shadow Blade atau Blink Dagger, tugasmu tidak cuma sekedar farming lagi. Kamu punya damage yang besar dari Avalanche dan Toss. Tidak cuma itu, kamu juga bisa menghancurkan bangunan dengan mudah berkat serangan dari Tree Grab serta Toss.

Cobalah untuk aktif dan mendapatkan kill, terutama di dekat area tower lawan. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan gold dari tower. Ditambah dengan farm yang bisa kamu dapatkan di lane, kamu harusnya bisa mendapatkan item dengan lebih cepat.

Ada banyak cara yang bisa kamu gunakan untuk mengakselerasi farm menggunakan Tree Grab. Minta support tim kamu untuk melakukan stack di hutan. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan farm dan mencapai power spike kamu dengan lebih cepat.

panduan-hero-dota-2-tiny-gameplay-8

Dalam team fight, Tiny bisa menghasilkan damage yang cukup besar. Satu-satunya yang harus kamu lakukan adalah mendekat ke lawan yang menjadi target kunci. Ini mungkin sulit jika lawan bisa melihat keberadaanmu. Namun berkat Shadow Blade atau Blink Dagger, ini harusnya tidak menjadi masalah besar. Kamu juga bisa meminta rekan setim kamu melakukan inisiasi dan memberikanmu kesempatan untuk mendekat ke lawan.

Begitu kamu bisa menjangkau dan menyerang lawan, kamu harusnya bisa menghabisi mereka jika memiliki item yang sesuai. Dari situ kamu tinggal mendapatkan objektif sedikit demi sedikit.

panduan-hero-dota-2-tiny-gameplay-1

Baca juga panduan hero Dota 2 lainnya: