Panduan Hero Dota 2: Legion Commander (Laner)

panduan-hero-dota-2-legion-commander-featured-new

Legion Commander adalah salah satu hero dalam Dota 2 yang dapat melakukan snowball dengan baik. Hero ini cocok digunakan di hampir semua posisi, mulai dari carry, mid, jungler, dan belakangan ini juga mulai populer digunakan sebagai offlaner.

Panduan ini akan membantumu untuk menggunakan Legion Commander sebagai seorang laner, entah itu di safelane atau offlane. Keduanya menuntutnya melakukan dua peran yang sama, yaitu inisiator dan juga carry.

Kenapa tidak sebagai jungler? Karena secara keseluruhan, skill set yang dimiliki Legion Commander sebenarnya lebih cocok digunakan sebagai laner ketimbang jungler, meskipun memang sangat bergantung pada line up tim dan lawan.

Jika kamu ingin menjadi seorang Legion Commander yang bisa melakukan snowball di mid game dengan cepat dan membawa timmu menuju kemenangan di akhir permainan, simak panduan ini.

Kelebihan:

  • Memiliki kemampuan laning yang kuat karena cukup tanky dan sustainable di early game
  • Konter yang baik terhadap hero ilusi atau yang membawa summoned unit
  • Dapat melakukan snowball dan masih relevan hingga late game
  • Memiliki movement speed dasar yang relatif lebih tinggi dari hero lainnya

Kekurangan:

  • Tidak memiliki mekanisme untuk kabur
  • Kemampuan snowball dan relevansinya di late game sangat bergantung pada jumlah Duel yang dimenangkan
  • Tidak memiliki disable yang bisa diandalkan, kecuali Duel

Skill Set

1. Overwhelming Odds

Memberikan damage ke musuh dalam satu area dan memberikan bonus movement speed ke diri sendiri tergantung banyaknya musuh di area tersebut. Memberikan bonus damage kepada ilusi dan summoned unit.

panduan hero dota 2 legion commander overwhelming odds

  • Range: 1000
  • Radius: 330
  • Damage dasar: 40/60/80/100
  • Damage per creep: 14/16/18/20
  • Damage per hero: 30/60/90/120
  • Bonus damage ke ilusi hero dan summoned unit: 25% sisa HP
  • Bonus movement speed per creep: 3%
  • Bonus movement speed per hero: 9%
  • Durasi: 7 detik
  • Mana cost: 100/110/120/130
  • Cooldown: 15 detik

Overwhelming Odds adalah skill utamamu dalam fase laning, sekaligus mengapa saya mengatakan kalau jungler Legion Commander adalah hal yang buruk karena membiarkan skill ini tidak digunakan dengan efektif.

Di awal permainan, Overwhelming Odds memberikanmu banyak keuntungan. Skill ini memberikanmu kemampuan untuk mengontrol dorongan creep musuh, plus memberikan damage besar kepada hero yang berada di antaranya.

Selain memberikan damage, Overwhelming Odds_ juga memberikanmu ekstra movement speed untuk mengejar hero yang kabur karena takut berduel dengan Legion Commander. Kerennya lagi, Overwhelming Odds memberikan damage kepada unit di bawah efek invisibility.

2. Press the Attack

Menghilangkan debuff, serta memberikan regenerasi HP per detik dan attack speed untuk sementara waktu kepada unit kawan.

panduan hero dota 2 legion commander press the attack

  • Range: 800
  • Waktu cast: 1 detik
  • Bonus regenerasi HP: 30/40/50/60 per detik
  • Bonus attack speed: 65/90/115/140
  • Durasi: 5 detik
  • Mana cost: 110
  • Cooldown: 16/15/14/13

Press the Attack adalah kuncimu untuk bisa bertahan hidup di lane. Dengan mana cost yang tetap (110) tiap levelnya, kamu cukup membeli Soul Ring untuk bisa menggunakan Press the Attack terus menerus.

Untuk menyerang, Press the Attack adalah skill yang wajib kamu gunakan sebelum Duel untuk menghabisi musuhmu dengan cepat. Gunakanlah Overwhelming Odds terlebih dahulu, lalu Press the Attack, dan Duel untuk mengamankan ekstra damage yang didapat dari memenangkan Duel.

Meskipun terdapat waktu cast selama satu detik, namun kamu bisa mengejarnya dengan ekstra movement speed yang diberikan oleh Overwhelming Odds apabila belum memiliki Blink Dagger.

Press the Attack juga membuat Legion Commander punya peran yang lebih versatile dalam teamfight. Skill ini mampu menghilangkan debuff seperti stun, slow, atau bahkan Viper Strike sambil memberikan regenerasi HP ke teman yang dijadikan target. Siapa yang membutuhkan Oracle atau Dazzle ketika kita memiliki Legion Commander?

Baca juga: Mengenal Jenis dan Perbedaan Disable, Part I (Stun, Sleep, Cyclone, Root, Banish)

3. Moment of Courage

Ketika diserang, Legion Commander memiliki kemungkinan untuk menyerang balik segera dengan efek lifesteal.

panduan hero dota 2 legion commander moment of courage

  • Peluang: 25%
  • Lifesteal: 55%/65%/75%/85%
  • Cooldown: 2,3/1,8/1,3/0,8 detik

Sekilas, Moment of Courage adalah skill yang membuat Legion Commander dikenal sebagai seorang jungler. Namun, skill ini tidak sebaik yang kamu kira untuk melakukan farm di hutan.

Memang, peluang 25 persen itu cukup besar daripada Counter Helix milik Axe yang hanya 17 persen. Namun, lifesteal yang dihasilkan belum seberapa di awal permainan. Ditambah, kamu tidak memiliki kemampuan damage area yang bisa digunakan terus menerus seperti Counter Helix Axe untuk menghabisi creep di hutan dengan cepat.

Moment of Courage adalah skill yang dapat membantumu memenangkan Duel dengan lebih cepat. Kasarnya, satu dari empat serangan yang kamu terima akan mengaktifkan Moment of Courage dan musuh secara otomatis akan menerima satu ekstra serangan selagi kamu memperoleh HP dari efek lifestal dari skill ini.

Uniknya, Moment of Courage akan mendeteksi dari serangan yang dilancarkan oleh musuh kepadamu, bukan serangan yang kamu terima. Jadi, meskipun serangan lawan dibatalkan atau miss, Moment of Courage masih dapat aktif.

4.Duel

Legion Commander dan satu hero musuh dipaksa untuk menyerang satu sama lain dalam durasi yang singkat tanpa mampu menggunakan skill ataupun item. Hero yang menang atau membunuh lawan Duel akan mendapatkan bonus damage secara permanen.

Aghanim’s Scepter akan menambah durasi Duel dan membuat Legion Commander dan targetnya tidak bisa menerima damage dari pemain lain. Selain itu, Legion Commander juga mendapatkan spell immunity selama Duel.

panduan hero dota 2 legion commander duel

  • Jarak: 150
  • Bonus damage yang diperoleh oleh pemenang: 10/14/18
  • Durasi: 4/4,75/5,5 detik (6/7/8 dengan Aghanim)
  • Mana cost: 75
  • Cooldown: 50 detik

Duel adalah alasan mengapa Legion Commander dipilih baik dalam game All Pick maupun ranah kompetitif. Duel dapat bertindak layaknya sebuah disable yang efektif digunakan kepada hero musuh yang sedang sendirian atau menahan satu musuh yang penting dalam teamfight.

Namun, kamu memerlukan kemampuan untuk membaca situasi kapan harus menggunakan Duel. Jika menggunakannya di saat yang salah, lawan yang kamu jadikan target bisa memenangkan Duel dan mendapatkan damage ekstra tersebut.

Target yang tepat untuk Duel adalah hero squishy seperti Crystal Maiden, Techies, Io, atau Pugna yang bisa kamu bunuh dengan cepat sebelum rekan setimnya ikut membantu. Menggunakan Duel terhadap hero yang kritis juga sangat dianjurkan terutama di early dan mid game, karena bagaimanapun, kamu memerlukan sebanyak dan sesegera mungkin ekstra damage yang diberikan.

Talent

  • Level 25: -8 detik cooldown Press The Attack atau +40 Duel damage bonus
  • Level 20: +10% peluang Moment of Courage atau +7 armor
  • Level 15: +20 movement speed atau +30 damage
  • Level 10: +20% XP gain atau +7 strength

Skill Build

panduan-hero-dota-2-legion-commander-skill-build

Sebagai laner, Overwhelming Odds adalah prioritasmu untuk membantu farm, nuke, serta push. Satu poin di masing-masing Press the Attack dan Moment of Courage sudah cukup untuk membantumu bertahan dari harass musuh.

Setelah memiliki Duel dan memaksimalkan Overwhelming Odds, skill selanjutnya yang menjadi prioritas adalah Press the Attack. Karena di fase ini, kamu akan secara konstan melakukan gank dan memerlukan attack speed yang cukup untuk membunuh musuh dalam Duel secara cepat. Kemampuan menghilangkan debuff dan memberikan regenerasi HP adalah nilai tambah bagi Press the Attack dalam team fight.

Barulah ketika damage yang kamu miliki cukup banyak bonus damage dari Duel (dari memenangkan Duel dan beberapa item), efek dari Moment of Courage benar-benar terasa dalam membuat Legion Commander sebagai hero yang tanky.

Satu kali pukulan 200 damage Moment of Courage misalnya akan memberikanmu lifesteal sebesar 170 HP. Sekarang bayangkan apabila musuhmu hanya mampu memberikan damage sebesar 150 saja. Kamu akan menjadi sebuah tembok yang akan semakin kokoh ketika dipukul.

Item Build

panduan-hero-dota-2-legion-commander-item-build

Sebagai item permulaan, layaknya carry bertipe melee pada umumnya, bawa Quelling Blade dan Stout Shield. Namun, jika kamu akan berhadapan dengan hero yang sering menggunakan skill seperti Bristleback, Batrider, atau Timbersaw, Quelling Blade dapat diganti dengan tiga Ironwood Branch untuk dijadikan Magic Wand nantinya.

Memasuki menit keenam atau ketujuh adalah momen yang krusial bagimu. Legion Commander bukanlah tipe carry yang menghabiskan setengah permainan melakukan farm, melainkan melakukan gank, mencari hero untuk Duel, dan mendapatkan damage permanen untuk melakukan snowball.

Saya menyarankanmu untuk membeli Boots of Speed, kemudian Blink Dagger sesegera mungkin. Namun jika kamu merasa kesulitan untuk mendapatkan Blink Dagger dengan cepat, membuat Power Treads untuk mendapatkan damage, attack speed, dan HP bisa jadi pilihan yang lebih baik. Yang manapun yang kamu selesaikan duluan, kamu nantinya akan tetap memerlukan kedua item ini.

panduan-hero-dota-2-legion-commander-extra3

Setelah Blink Dagger, pilihanmu tergantung pada peran serta line up tim dan lawanmu. Jika kamu adalah offlaner yang lebih berperan sebagai inisiator dan disable, Blade Mail adalah salah satu pilihan yang bagus. Item ini juga akan semakin bagus jika kamu menghadapi lawan dengan damage besar tapi HP yang tipis seperti Phantom Assassin, Weaver, atau Clinkz.

Kalau kamu harus menghasilkan damage di mid game dan melakukan snowball dengan lebih cepat, kamu bisa menggunakan Armlet atau Desolator. Namun jika tugasmu adalah untuk bertahan dari damage lawan, kamu bisa memilih antara Assault Cuirass jika untuk lawan yang fokus pada damage fisik lawan. Jika kamu menghadapi banyak magic damage dan disable, BKB wajib kamu miliki.

Baca juga: Memahami Perbedaan Armor, Magic Resistance, Damage Block, dan Evasion

Gameplay

Early Game

panduan-hero-dota-2-legion-commander-early-game

Tidak banyak hal yang bisa kamu lakukan di awal permainan selain farm dan mendapatkan level sambil memberikan tekanan kepada musuh yang dihadapi jika bisa. Apabila kamu ditemani oleh support dengan kemampuan disable, jangan takut untuk melakukan trading atau bertukar serangan dengan musuh. Kamu bisa memutarbalikkan keadaan dengan Overwhelming Odds dan Press the Attack dibantu dengan support dalam timmu.

Menginjak level enam, cari kesempatan untuk bisa menggunakan dan memenakgan Duel. Oleh karena itu pada level lima, harass musuhmu untuk mempersiapkan kemenangan ketika Duel pada level enam. Momen ini bisa lebih dimanfaatkan dengan baik apabila kamu berkoordinasi dengan support untuk melakukan set up.

Apabila kamu sama sekali tidak melihat kesempatan untuk memenangkan Duel di lane, pergilah ke lane lain ditemani oleh support menggunakan Smoke of Deceit (jika memang perlu). Ingat, semakin cepat dan sering kamu memenangkan Duel, maka akan semakin mudah permainanmu ke depannya.

Mid Game

panduan-hero-dota-2-legion-commander-mid-game

Memasuki mid game, seberapa efektif kamu melakukan gank dengan Duel bersama rekan timmu akan sangat menentukan relevansimu di late game. Ketika ingin menggunakan Duel ke satu target, perhitungkan dengan baik jumlah damage yang kamu atau timmu miliki dan HP target. Berkomunikasilah dengan timmu untuk membantumu memenangkan Duel.

Dalam teamfight, jika kamu adalah inisiator, pastikan timmu siap untuk langsung melakukan follow up selagi Duel masih berlangsung. Idealnya, kamu ingin langsung mengeliminasi lawan yang menjadi target Duel untuk memberikan timmu keunggulan dalam jumlah orang dalam teamfight.

Target utamamu dalam teamfight adalah hero squishy yang bisa dibunuh dengan cepat dan tanpa memerlukan banyak resource agar timmu bisa langsung fokus ke target lain dalam teamfight.

Late Game

panduan-hero-dota-2-legion-commander-late-game

Pada dasarnya, late game adalah buah yang kamu petik setelah menanam bibit di early dan mid game. Jika kamu berhasil memenangkan cukup banyak Duel, late game akan terasa mudah. Semakin besar damage yang kamu akumulasi, semakin mudah dan cepat kamu membunuh lawan yang dijadikan target Duel. Dengan begitu, timmu juga bisa melakukan teamfight dengan lebih mudah. Satu-satunya hal yang kamu perlukan adalah vision untuk target Duel yang kamu incar.

Sebaliknya, jika permainan berjalan dengan buruk dan kamu hanya memenangkan tidak lebih dari lima Duel, kesempatan kamu untuk menang akan menjadi sangat sulit apalagi jika kamu adalah satu-satunya carry. Pada akhrinya, tugasmu tetap sama, yaitu mengunci satu lawanmu dengan Duel. Namun karena kekurangan damage kamu benar-benar harus mengandalkan timmu untuk membantu dalam Duel.


Legion Commander adalah hero yang menyenangkan untuk dimainkan. Namun untuk menggunakannya dengan baik, kamu perlu menjalin komunikasi yang baik dengan rekan satu timmu. Lalu yang paling penting adalah tidak bermain sendirian, karena Legion Commander adalah seorang pemimpin, dan seorang pemimpin tidak bergerak maju sendirian, melainkan bersama-sama dengan pasukannya.

Comments

comments