Panduan Dota 2: Perbedaan Damage yang Berasal dari Stats/Atribut dengan Raw Damage

Perbedaan Damage dari Atribut dengan Raw Damage - Featured

Dota 2 punya banyak skill dan item yang memiliki interaksi yang berbeda-beda. Untuk item misalnya, ada yang memberikan damage, ada yang memberikan armor, ada yang cuma untuk utilitas, ada juga yang memberikan stats.

Ketika melihat permainan level tinggi atau panduan, kamu mungkin pernah mendengar bahwa hero A sebaiknya membeli item yang memberikan stats, bukan yang memberikan raw damage. Drow Ranger sebaiknya membeli item agility, bukan item damage, hero A harusnya membeli item raw damage karena lawan meggunakan Underlord, dan sebagainya.

Nah, kali ini kita akan sedikit menyinggung stats atau atribut, serta hubungan dan interaksinya dengan damage serangan.

Stats-Based Damage dan Raw Bonus Damage adalah Dua Hal yang Berbeda

panduan-dota-2-perbedaan-stats-based-damage-dengan-raw-damage-1

Kalau kamu belum tahu, masing-masing stats atau atribut memberikan efek yang berbeda ke hero yang kamu gunakan. Strength memberikanmu HP dan regenerasi HP, agility memberikanmu armor dan attack speed, lalu intelligence memberikanmu mana, regenrasi mana, dan spell damage.

Tidak cuma itu, stats atau atribut juga memberikanmu damage sesuai dengan tipe hero yang kamu gunakan. Kalau kamu adalah hero intelligence, maka tiap poin intelligence yang kamu miliki akan memberikanmu damage tambahan. Damage ini disebut sebagai main attack damage dan diperlihatkan pada angka damage berwarna putih pada panel hero.

Sementara itu, raw bonus damage adalah damage yang diberikan secara langsung tanpa mempertimbangkan stats atau yang lainnya. Divine Rapier misalnya, memberikanmu 330 damage langsung. Semua raw bonus damage diperlihatkan dalam angka damage berwarna hijau pada panel hero.

Beberapa Skill dan Item Memberikan Bonus Damage Berdasarkan Atribut

panduan-dota-2-perbedaan-stats-based-damage-dengan-raw-damage-2

Dalam Dota 2 ada banyak skill yang memberikan kamu bonus damage dengan hitungan yang berbeda. Jadi kalau kamu tidak memahaminya, kamu bisa saja membeli item secara percuma.

Ayo ambil contoh. Sven misalnya, punya skill God Strength yang memberikannya bonus damage 200 persen, membuat serangannya tiga kali lebih kuat dari biasa. Namun bonus damage yang diberikan oleh God Strength dihitung berdasarkan main attack damage atau damage yang berasal dari stats.

Anggaplah sebagai Sven kamu punya main attack damage sebesar 100 plus bonus raw damage sebesar 50. Begitu menggunakan God Strength, kamu akan mendapatkan bonus 200 damage, atau 200 persen dari main attack damage sebesar 100. Jadi, untuk membuat God Strength Sven semakin kuat di late game, kamu sebaiknya membeli item yang memberikannya stats, bukan raw damage.

Aturan yang sama juga berlaku untuk hero serta aura lain. Precision Aura dari Drow Ranger akan bertambah kuat hanya jika kamu membeli item yang memberikan tambahan agility seperti Dragon Lance atau Butterfly. Membeli Vladmir’s Offering untuk bonus damage baru efektif jika timmu mengandalkan damage serangan berbasis stats, bukan raw bonus damage.

Sebaliknya, Beberapa Debuff dan Negative Aura Juga Dihitung Berdasarkan Stats

panduan-dota-2-perbedaan-stats-based-damage-dengan-raw-damage-3

Aturan yang sama juga berlaku ketika kamu menghadapi hero yang punya debuff atau negative aura. Beberapa debuff dan aura seperti Atrophy Aura dari Underlord atau hanya mengurangi main attack damage atau damage serangan yang berasal dari stats. Jadi, ketika kamu menghadapi hero seperti ini, menggunakan hero atau membeli item yang memberikan damage dari stats bukanlah pilihan yang bijak. Sebaiknya gunakan raw bonus damage.

Untungnya, hanya ada empat hero yang bisa memberikan debuff atau negative aura seperti ini. Mereka adalah Tidehunter dengan Anchor Smash, Dragon Knight dengan Breathe Fire, Shadow Fiend dengan Requiem of Souls, Atrophy Aura milik Underlord, serta Vengeance Aura milik Vengeful Spirit.

panduan-dota-2-perbedaan-stats-based-damage-dengan-raw-damage-4

Berlaku untuk Armor, HP, Mana, dan Yang Lainnya

Interaksi stats ini tidak cuma berlaku untuk damage serangan saja, tapi juga HP, mana, dan yang paling penting armor. Untuk meningkatkan salah satunya, kamu bisa membeli item yang memberikan stats yang bersangkutan.

Tergantung tipe hero yang kamu gunakan, kamu sebaiknya meningkatkan armor, HP, atau mana dengan meningkatkan stats. Hero agility misalnya, akan sangat diuntungkan jika membeli item yang memberikan tambahan agility seperti Butterfly. Karena selain mendapatkan armor dan attack speed, mereka juga mendapatkan tambahan main attack damage.

Pertimbangkan Interaksi Aura dan Skill dalam Permainan Ketika Memilih Hero atau Item!

Kenapa kamu harus memahami semua ini? Karena ketika kamu memilih hero untuk dimainkan atau item yang akan dibeli, interaksi stats, buff, dan aura dengan hero dan item yang kamu pilih sangatlah penting.

Contohnya bisa kamu lihat di video di atas, di mana Morphling mati hanya dengan tiga serangan dari Shadow Fiend. Morphling dengan full agility memang punya base armor (armor dari total agility) yang sangat besar. Namun lawannya menggunakan Elder Titan, dan dengan Natural Order yang mengurangi base armor sebesar 80 persen, hampir semua armor Morphling meleleh begitu saja. Ditambah dengan minus armor dari Shadow Fiend, secara teknis Morphling cuma punya HP tipis tanpa armor sama sekali.

Dari contoh di atas, kamu tentu paham bahwa menggunakan hero agility atau membeli item agility menghadapi Elder Titan bukanlah hal yang bagus. Pilih hero lain yang cukup diuntungkan ketika membeli item bonus armor seperti Blade Mail atau Assault Cuirass.

panduan-dota-2-perbedaan-stats-based-damage-dengan-raw-damage-5

Selalu kenali interaksi skill hero yang kamu gunakan dan juga hero lain di timmu. Apakah kamu perlu membeli item untuk menambahkan stats atau raw damage? Apakah timmu menggunakan hero yang memilikiaura atau buff yang menguntungkanmu jika kamu meningkatkan damage dari stats. Atau sebaliknya, apakah timmu menggunakan hero yang akan sangat diuntungkan dari aura atau buff?

Dari semua pertimbangan itu, kamu tentunya bisa memilih hero yang bisa bersinergi dengan baik dengan rekan setim. Dengan begitu, potensi kekuatan hero yang kamu gunakan atau rekan setimmu juga meningkat.

Comments

comments