Juarai The International 2019, OG Jadi Tim Pertama Yang Mengangkat Aegis 2 Kali

OG-juara-the-international-2019-featured

The International 2019 sekali lagi mematahkan satu kutukan dan menciptakan rekor baru. Juara bertahan OG berhasil keluar sebagai juara lewat performa yang sangat dominan. Ini menjadikan mereka tim pertama yang menjuarai The International dua kali serta berturut-turut.

Sejak fase grup, OG memang tampil sangat dominan, hanya kalah dua game dan memuncaki grup B dengan selisih poin yang cukup jauh. Sejak itu OG sudah terlihat seperti tim yang berada di level yang berbeda dengan pemahaman dan eksekusi yang sulit ditiru tim lain.

Benar saja, sepanjang babak playoff, OG tetap tampil dominan. Menghadapi Newbee di babak pertama upper bracket, mereka melenggang dengan skor 2-0. Mereka memang sempat kalah satu game masing-masing saat menghadapi Evil Geniuses dan PSG.LGD. Namun kekalahan satu game tersebut langsung dibalas dengan kemenangan dua game yang sangat mudah. OG maju ke babak final dengan gaya bermainnya sendiri.

Lawan OG di babak final adalah Team Liquid, keduanya ingin jadi tim pertama yang mengangkat Aegis dua kali. Team Liquid membuka game pertama dengan satu kemenangan berkat kesalahan OG di late game. Tapi di dua game berikutnya OG mengamuk dan membantai Team Liquid, masing-masing hanya dalam waktu sekitar 20 menit.

Memasuki game ketiga, Team Liquid memutuskan untuk membiarkan OG mengambil IO untuk Ana. Taruhan ini terlihat efektif ketika Team Liquid untuk pertama kalinya setelah dua game bisa melakukan push ke base OG. Tapi hanya dari satu team fight, OG berhasil membalikkan keadaan, menjarah base Team Liquid, dan tidak pernah memberikan nafas. Hanya dalam waktu 25 menit, OG merebut game ketiga dan keluar sebagai juara The International 2019.

Comments

comments