Valve Akan Rilis Game Auto Chess Buatan Sendiri

valve-buat-auto-chess-sendiri-featured

Valve ternyata tidak diam saja melihat sukses yang diraih Drodo Studio melalui Auto Chess. Dalam blog yang mereka rilis malam tadi, Valve mengumumkan rencana merilis game Auto Chess buatan mereka sendiri.

Rencana ini sebenarnya sudah ada di balik layar sejak tiga bulan lalu. Tepatnya di bulan Februari lalu Valve mengundang developer Auto Chess, Drodo Studio, ke Amerika Serikat. Tujuannya adalah menawarkan kolaborasi dengan Drodo Studio untuk membuat game Auto Chess yang berdiri sendiri, bukan lagi sebagai sebuah mod di Dota 2.

Sayangnya karena berbagai alasan, kedua pihak tidak bisa bekerja sama secara langsung. Valve dan Drodo Studio setuju untuk membuat game Auto Chess versi masing-masing dan saling mendukung ke depannya.

Drodo Studio sendiri tengah mengerjakan game Auto Chess buatan mereka sendiri yang bisa kamu mainkan di smartphone Android. Setelah diumumkan di bulan Maret, game Auto Chess ini sudah memasuki fase open beta dan bisa kamu mainkan secara gratis. Valve sendiri membantu dengan mengizinkan pemain melakukan binding akun Steam ke game Auto Chess mobile ini. Dengan begitu kamu tetap bisa membawa ranking Dota Auto Chess kamu ke game mobile.

valve-buat-auto-chess-sendiri-1

Sementara Valve sendiri tengah mengerjakan game Auto Chess versi mereka sendiri. Drodo Studio sendiri mengatakan bahwa keduanya akan tetap saling mendukung dan tumbuh bersama. Selagi Valve sibuk dengan development, Drodo akan tetap memberikan update ke Dota Auto Chess. Namun di saat yang sama Drodo juga akan mengembangkan fitur dan adaptasi baru ke game mobile buatan mereka.

Berita ini sedikit menjawab merek dagang yang sempat didaftarkan oleh Valve di awal bulan Mei 2019 lalu. Namun ini tentu masih spekulasi karena Valve sendiri tidak memberikan konfirmasi langsung.

Pertanyaan berikutnya adalah apa yang akan terjadi jika kedua game sudah merilis Auto Chess mereka masing-masing? Dengan asumsi bahwa Auto Chess buatan Valve adalah untuk PC, apakah kedua game akan punya gameplay dan balance yang sama? Terakhir, setelah Artifact yang berakhir gagal, apakah kali ini Valve bisa menuai sukses dari Auto Chess ini, meskipun bukan jadi yang pertama?

Sumber gambar: Wykrhm Reddy

Comments

comments