Rekap ASL S2 Indonesia Week 6

Memasuki minggu-minggu terakhir, ASL S2 semakin panas dan seru. GGWP ID sebagai tim yang tidak pernah kalah masih menduduki puncak klasemen disusul oleh SES dan juga EVOS. Untuk posisi dua terbawah yaitu Bigetron dan Headhunter sudah sangat sulit untuk masuk ke empat besar dan maju ke main event. Untuk Dunia Games mereka masih punya kesempatan untuk membalap RRQ di peringkat keempat.

Match 1: GGWP ID vs Bigetron Esports

Game pertama merupakan bencana besar untuk Bigetron karena gameplay mereka sangatlah buruk saat melawan GGWP ID. Mereka hanya bisa mencetak dua kill dan tanpa tower. GGWP masih bermain dengan performa terbaiknya seperti di setiap pertandingan. Tanpa kesulitan, GGWP pun berhasil mengalahkan Bigetron di game pertama.

Bigetron masih punya kesempatan di game kedua dan mereka berhasil memojokkan GGWP hingga menit ke 20. Memasuki lategame GGWP berhasil bertahan dan pelan-pelan mendapatkan item mereka. Pada menit ke-24 GGWP ID berhasil balik melawan dan membuat Bigetron kalah dengan skor 2 – 0.

Match 2: EVOS vs Dunia Games

Setelah di minggu lalu DG Esports bisa menaklukkan SES, apakah kali ini mereka bisa menaklukkan tim raksasa lain seperti EVOS? Pada saat draft, DG sudah kehabisan banyak pilihan di mana Superman untuk Ayep dan Mina untuk Kurus berhasil diban. Tanpa hero andalan mereka, DG dengan mudah dikalahkan oleh EVOS.

Seperti di game kedua match antara GGWP ID dan Bigetron, DG Esports mampu mengimbangi bahkan mengungguli EVOS Esports. Namun masuk ke late game mereka tidak tahu bagaimana cara menyelesaikan pertandingan dan EVOS berhasil bertahan untuk mendapatkan item mereka. DG Esports pun tak lama berhasil dicomeback oleh EVOS tanpa kesulitan.

Match 3: Saudara Esports vs Headhunters

Pertandingan terakhir untuk Headhunters, apakah mereka bisa mendapatkan satu kemenangan saja di ASL Season 2? Headhunters mengamankan hero yang cukup unik untuk tim mereka yaitu Wisp, Roxie dan Grakk. Untuk SES sendiri mereka masih bermain dengan performa terbaik mereka karena Headhunters tidak diberi ampun atau kemudahan sedikitpun dalam melawan SES. Hanya perlu 11 menit untuk SES mengalahkan Headhunters di game pertama.

Gameplay dari SES di game kedua semakin menjadi dan Headhunters semakin jauh dari kata kemenangan. Rotasi dari NasiUduk sangatlah bagus dan dengan Metamorph dari Crescht yang dia gunakan selalu bisa membuat Headhunters ketakutan. Belum ditambah dengan Shock dari Maloch sang DyZ, semakin membuat teamplay SES semakin bagus. Kembali tanpa kesulitan, SES berhasil menang atas Headhunters di game kedua.

Statistik Hero dan Meta

Sejak dua minggu lalu, Marja sudah mulai bisa digunakan dan di minggu ini Roxie juga sudah bergabung ke ASL Season 2. Namun hingga saat ini, winrate dari kedua hero tersebut masih tergolong kecil karena belum ada satupun pemain yang bisa memaksimalkan potensi mereka.

Setelah sebelumnya Violet menjadi hero yang paling digunakan, menjelang minggu ke enam, posisi tersebut berhasil digeser oleh Liliana. Untuk hero yang paling sering diban masih dipimpin oleh Valhein dan Chaugnar. Untuk hero dengan winrate tertinggi masih dipimpin oleh Slimz. Namun Omen harus tersingkir oleh Crescht yang akhir akhir ini menjadi hero tank favorit di ASL S2.


Statistik Tim dan Player

Untuk player dengan kill terbanyak, empat besar dipegang oleh jungler tiap masing masing tim yaitu Phoenix, CATEE, Uugajah dan Wiraw, sementara posisi kelima diisi oleh midlaner dari RRQ yaitu Easy. Untuk assist dipimpin oleh BazTeS dari GGWP ID. Tak heran GGWP ID bisa selalu menang tanpa kalah karena support yang diberikan BazTeS sangatlah besar untuk timnya.

Untuk battle participation dipimpin oleh Phoenix. Kita tahu jungler dari RRQ ini sangatlah agresif apalagi ketika dia memainkan Violet. Tapi tak lupa juga support dari pemain RRQ lainnya juga membuat Phoenix bisa bermain bagus hingga sekarang. Peringkat kedua pun disusul oleh Fall, Eunha, Bay serta Uugajah dari tim-tim yang berbeda.

Comments

comments