Panduan Hero Dota 2: Morphling

panduan-hero-dota-2-morphling-featured

Morphling adalah hero agility jarak jauh yang cukup unik. Sesuai namanya, ia mampu mengubah jumlah atribut strength dan agility sesuka hati, membuatnya bisa menyerang dengan cepat dan kuat, atau menjadi sangat tebal dan sulit dibunuh.

Ia sering digunakan sebagai carry. Namun tidak seperti agility carry yang benar-benar mengandalkan serangan fisik, Morphling adalah hero carry yang juga mampu mengeluarkan burst damage yang sangat besar. Tidak cuma itu, ia juga sangat mobile dan sulit ditangkap, serta mampu melakukan split push dengan mudah namun tetap bisa mengikuti team fight saat dibutuhkan.

Kelebihan

  • Mampu dengan mudah mengubah atributnya tergantung situasi
  • Mampu menghasilkan burst damage yang sangat besar
  • Sangat mobile dan bisa melakukan split push dengan baik

Kekurangan

  • Mana pool yang cukup kecil
  • Jarak serang yang sangat pendek
  • Movement speed yang sangat rendah

Skill Set

1. Waveform

Morphling berubah menjadi ombak yang bergerak ke depan. Lawan yang terkena ombak itu akan menerima damage, dan Morphling akan berpindah tempat ke ujung ombak tersebut.
panduan-hero-dota-2-morphling waveform

  • Jarak: 1000
  • Radius damage: 200
  • Damage: 100/175/250/325
  • Cooldown: 11 detik
  • Mana cost: 140/155/160/155

Waveform adalah salah satu skill mobilitas Morphling dan salah satu sumber damage utamanya di awal permainan. Satu hal yang perlu kamu ingat adalah, ketika melakukan Waveform, Morphling berada dalam kondisi invulnerable alias tidak bisa diserang. Ini membuat Waveform bisa menjadi alat untuk mendekat atau kabur dengan aman.

2. Adaptive Strike

Morphling menembakkan air ke lawan, menghasilkan stun serta damage yang dihitung berdasarkan jumlah agility yang ia miliki. Durasi stun serta multiplier damage skill ini bergantung pada perbandingan strength dan agility Morphling.

Jika ia punya jumlah strength 50 persen lebih besar dari agility, ia akan menghasilkan stun dengan durasi maksimal namun damage multiplier minimum. Sebaliknya, jika ia punya aiglity 50 persen lebih besar dari strength, ia akan menghasilkan damage dengan multiplier maksimal namun durasi stunminimum.
panduan-hero-dota-2-morphling adaptive strike

  • Jarak: 600/700/800/900
  • Damage dasar: 100
  • Bonus damage multiplier minimum: 0,25 kali dari jumlah agility
  • Bonus damage multiplier minimum: 0,5/1/1,5/2 kali dari jumlah agility
  • Durasi stun minimum: 0,25 detik
  • Durasi stun maksimum: 1,25/2,25/3,25/4,25 detik
  • Cooldown: 10 detik
  • Mana cost: 80

Adaptive Strike adalah sumber burst damage utama Morphling. Jika kamu memiliki agility yang tinggi, Adaptive Strike akan menghasilkan damage yang luar biasa besar. Apalagi Morphling sendiri juga punya skill yang bisa memberikannya tambahan agility dengan cepat. Lalu dengan cooldown yang hanya 10 detik dan mana cost yang hanya 80, kamu bisa bayangkan seberapa besar burst damage yang bisa ia hasilkan dalam team fight berdurasi panjang.

Baca juga: Mengenal jenis dan perbedaan disable dalam Dota 2, part I (Stun, Sleep, Cyclone, Root, Banish)

3. Morph

Morphling bisa memindahkan jumlah strength dan agility yang ia miliki sesuka hati.
panduan-hero-dota-2-morphling morph

  • Kecepatan perpindahan stats: 3/4/5/6 per detik
  • Mana cost: 30 per detik

Inilah skill yang membuat Morphling cukup fleksibel dan bisa menghasilkan damage yang sangat besar. Ketika perlu menghasilkan damage yang besar, kamu tinggal melakukan Morph ke agility dan menggunakan Adaptive Strike atau sekedar serangan biasa yang jauh lebih kuat dan cepat berkat agility yang kamu peroleh. Jika kamu dalam kedaan terjepit dan sedang dalam proses kabur, kamu bisa melakukan Morph ke strength untuk memberikanmu lebih banyak HP dan semakin sulit dibunuh.

4. Replicate

Morphling membuat replika hero lain dalam permainan (kawan maupun lawan) dan mengendalikannya sesuka hati. Replika ini tidak bisa menggunakan skill alias hanya bisa menyerang biasa. Namun selama replika ini masih hidup, Morphling bisa mengambil alih dan berpindah ke posisi replika tersebut.
panduan-hero-dota-2-morphling replicate

  • Jarak cast: 700/1100/1500
  • Damage replika: 80% dari hero asli
  • Damage yang diterima replika: 100% dari hero asli
  • Durasi replika: 30/45/60 detik
  • Cooldown: 80 detik
  • Mana cost: 25 untuk membuat replika, 150 untuk berpindah tempat

Berkat adanya Replicate, Morphling menjadi semakin sulit dibunuh. Tidak cuma itu, karena bisa berpindah dalam sekejap, ia juga bisa dengan mudah melakukan split push dengan sangat aman. Yang perlu kamu lakukan hanyalah membuat replika satu hero, mengerakkannya ke lane yang lain, dan berpindah jika kamu berada dalam bahaya atau berhasil memancing lawan untuk mengejarmu.

Bonus: Hybrid

Jika mendapatkan Aghanim’s Scepter, Morhpling akan mendapatkan skill baru bernama Hybrid. Ini memungkinkan Morphling berubah menjadi replika salah satu rekan setimnya. Replika ini akan bisa menggunakan semua skill hero tersebut kecuali ultimate.
panduan-hero-dota-2-morphling hybrid

  • Jarak cast: 600
  • Damage replika: 50%
  • Damage yang diterima replika: 100%
  • Durasi replika: 20 detik
  • Cooldown: 60 detik
  • Mana cost: 200

Meskipun tidak begitu populer, skill ini sering didapatkan jika kamu bermain sebagai support Morphling. Hybrid sangat berguna jika timmu punya skill non-ultimate yang berguna dalam situasi tertentu, misalnya team fight.

Talent Tree

  • Level 25: +50% damage Replicate atau +400 jarak Waveform
  • Level 20: +40 damage atau +25 movement speed
  • Level 15: 12% cooldown reduction atau +25 attack speed
  • Level 10: +200 mana atau +8 agility

Pilihan Talent Morphling untuk level 10 adalah bonus agility. Hero ini cukup bergantung pada stats yang ia miliki agar bisa menghasilkan damage, sehingga pilihan ini sedikit lebih baik daripada bonus mana. Memang, Morphling adalah hero dengan mana pool yang kecil. Namun selama kamu bisa membeli satu atau dua item regenerasi mana, masalah tersebut harusnya hilang.

Di level 15, pilihanmu sangat bergantung pada proyeksi pada beberapa menit ke depan. Jika kamu lebih sering mengandalkan serangan biasa, ambil bonus attack speed. Namun jika kamu akan lebih sering mengandalkan burst damage, ambil cooldown reduction.

Untuk level 20, selalu ambil bonus damage. Di level ini kamu harusnya sudah memiliki Boots of Travel untuk menutupi kebutuhan dalam movement speed. Toh dengan Replicate dan Boots of Travel, kamu bisa berpindah dengan cepat tanpa harus mengandalkan movement speed.

Terakhir di level 25, ambil bonus damage Waveform. Damage yang dihasilkan bisa bersinergi dengan gaya bermainmu yang akan sangat mengandalkan burst damage. Di sisi lain, bonus damage untuk Replicate kesannya sangat mubazir. Pertama, damage 80 persen yang dihasilkan oleh replikamu sebenarnya lebih dari cukup. Kedua, kamu akan lebih sering menggunakan replika ini untuk bergerak ke lane lain, bukan bertarung. Jadi, tidak ada gunanya mengambil bonus damage untuk Replicate.

Skill Build

panduan-hero-dota-2-morphling-skill-build

Skill build untuk Morphling sangat sederhana dan straightforward. Kamu ingin memaksimalkan Waveform terlebih dahulu karena merupakan sumber damage dan mobilitasmu di awal permainan. Ini memungkinkanmu untuk membunuh hero saat rekan setimmu melakukan gank, atau kabur dari ancaman musuh.

Setelah itu, maksimalkan Morph agar kamu bisa mengubah stats dengan cepat dan tanpa membuang banyak mana. Ini akan sangat membantu ketika kamu ingin menghasilkan damage dari serangan biasa atau bertahan hidup dari sergapan musuh.

Jangan ambil Adaptive Strike sampai kamu memaksimalkan dua skill tersebut. Di awal dan pertengahan permainan, kamu tidak punya item serta total stats yang cukup untuk memaksimalkan damage dari skill ini. Jadi, sebaiknya ambil skill ini belakangan, di saat kamu sudah punya satu atau dua item penting serta level dan stats yang cukup.

Untuk Replicate serta Talent, ambil segera saat kamu bisa mengambilnya.

Item Build

panduan-hero-dota-2-morphling-item-build

Untuk awal permainan, ambil regenerasi standar, beberapa Ironwood Branch, dan/atau komponen dari Ring of Aquila. Ironwood Branch bisa kamu upgrade menjadi Magic Wand yang akan berguna saat kamu membutuhkan regenerasi instan. Ring of Aquila sendiri sangat berguna untuk Morphling karena memberikan tambahan damage dan agility serta regenerasi mana yang sangat dibutuhkan oleh hero ini.

Sepatu yang paling cocok untuk Morphling adalah Power Treads. Sesuai dengan ciri khasnya yang bisa mengubah stats dengan cepat, Power Treads juga memungkinkanmu mengubah stats dalam sekejap di saat genting. Namun seiring berjalannya waktu, kamu nantinya akan mengganti sepatu ini menjadi Boots of Travel agar bisa melakukan split push dengan lebih mudah.

Dua item utama untuk Morphling adalah Linken’s Sphere dan Ethereal Blade. Linken’s Sphere memberikan semua yang sangat kamu butuhkan, yaitu tambahan stats yang bersinergi dengan Morph dan Adaptive Strike, serta regenerasi mana yang memungkinkanmu terus menggunakan skill.

panduan-hero-dota-2-morphling-gameplay-3

Ethereal Blade juga sama. Selain memberikan agility untuk meningkatkan damage, kombinasi Ether Blast ditambah Adaptive Strike dengan full agility memungkinkanmu meledakkan hero dengan HP yang tipis dalam sekejap. Item inilah yang membuat Morphling memiliki burst damage yang luar biasa.

Di samping dua item itu, ada banyak lagi item yang juga berguna untuk Morphling. Jika kamu merasa mendapatkan farm tanpa gangguan atau perlu sedikit lebih aktif dalam team fight di fase awal, kamu bisa membeli Dragon Lance. Stats yang diberikan tidaklah buruk untuk harganya yang cukup murah.

Untuk tambahan stats, kamu bisa membeli Manta Style yang akan semakin membantu dalam split push, atau Eye of Skadi. Jika kamu merasa Linken’s Sphere tidak cukup untuk menangkal lawan, belilah BKB. Lalu jika lawanmu menghadapi banyak serangan fisik, Butterfly bisa jadi pelengkap setelah Ethereal Blade.

Gameplay

Early Game

panduan-hero-dota-2-morphling-gameplay-4

Morphling adalah hero yang sangat memerlukan item agar bisa berfungsi dengan baik sebagai carry. Ini membuatmu tidak bisa melakukan banyak hal kecuali farmin sepanjang awal permainan. Pastikan kamu punya satu support yang bisa mengawasimu dan memastikan kamu mendapatkan farm yang cukup di fase ini.

Memang, ada pengecualian di mana rekan setimmu melakukan gank dan memberikanmu peluang untuk mendapatkan kill. Namun itu pun dengan syarat rekan setimmu mampu menghasilkan sebagian besar damage yang dibutuhkan, dan kamu tinggal menambahkan atau melakukan finishing dengan Waveform. Di luar dari itu, sebaiknya bermainlah dengan aman dan tidak mengambil risiko yang tidak perlu.

Mid Game

panduan-hero-dota-2-morphling-gameplay-2

Pada bagian awal mid game, kamu mungkin sudah mendapatkan paling tidak satu item utamamu. Namun pada umumnya satu item ini masih belum cukup untuk membuatmu bisa menghasilkan damage yang besar. Karena itu, sebaiknya hindari team fight kecuali kamu yakin timmu akan memenangkan team fight tersebut.

Dalam team fight, meskipun punya mobilitas dengan Waveform, sebaiknya jangan menjadi hero pertama yang masuk dan melakukan inisiasi. Combo serta jumlah damage yang kamu miliki jauh dari cukup untuk menghabisi lawan dalam sekejap. Jadi begitu masuk kamu langsung berada dalam risiko dikepung oleh lawan terutama jika rekan setimmu terlambat membantu. Sebaiknya tunggu rekan setim yang lain melakukan inisiasi, lalu lakukan follow up saat fokus lawan sudah terpecah ke hero lain.

Jika tidak terjadi team fight atau kamu memang tidak ingin melakukan team fight, sebaiknya lakukan farm atau split push dengan memanfaatkan Replicate untuk kabur.

Late Game

panduan-hero-dota-2-morphling-gameplay-1

Memasuki late game di mana kamu sudah memiliki semua item penting yang diperlukan, kamu akhirnya bisa menghasilkan damage yang besar. Dengan kombinasi Ethereal Blade plus Adaptive Strike full agility, kamu bisa dengan cepat menghabisi hero lawan dengan HP yang tipis.

Tidak cuma itu, karena melakukan Morph full agility, kamu bisa melakukan follow up dengan serangan fisik yang sangat tinggi. Lalu karena memiliki armor yang tinggi, kamu tidak perlu terlalu takut menghadapi serangan fisik lawan. Terakhir, berkat item stats yang kamu miliki, kamu tidak perlu takut kehilangan terlalu banyak HP ketika melakukan Morph full agility.

Dengan kekuatan itu, begitu kamu melihat lawan yang bisa dibunuh dengan Ethereal Blade plus Adaptive Strike, segeralah masuk dengan Waveform dan lakukan combo tersebut. Ini dalam sekejap menciptakan kondisi 5v4 yang tentunya menguntungkan bagi timmu saat team fight.

Namun meskipun sudah sangat kuat, kamu tidak harus melulu berada bersama timmu. Ingat, Morphling juga punya kemampuan split push yang sangat kuat. Jadi, pastikan kamu selalu memiliki Replicate yang berada di dekat timmu agar kamu selalu siap melakukan team fight saat dibutuhkan.

Jika tidak, kamu bisa melakukan sebaliknya. Saat bersama dengan timmu untuk mencari peluang team fight, kirim Replicate ke lane lain. Dengan begitu jika timmu ternyata kalah dalam team fight, kamu bisa langsung pindah ke lane lain dan mengambil tower mereka dengan cepat.

Baca juga: Memahami perbedaan armor, magic resistance, evasion, dan damage block

Advertisements

One Comment on “Panduan Hero Dota 2: Morphling

  1. Pingback: Panduan Hero Dota 2: Morphling - UP Station

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: