Perbedaan Hard Counter dan Soft Counter di Overwatch

Berbeda dengan FPS kebanyakan yang biasanya memiliki skema simetrik, Overwatch menerapan role di dalam setiap karakternya sehingga bersifat asimetrik. Efek lebih lanjut dari role tersebut adalah adanya soft counter dan hard counter untuk semua hero.

Hard counter adalah hero yang benar-benar menjadi lawan langsung dari seorang hero. Bila kamu berhadapan dengan hero yang menjadi hard counter dari hero yang sedang kamu gunakan, bisa dipastikan kamu akan berhadapan dengan situasi yang sangat tidak menguntungkan walaupun hero tersebut dimainkan oleh pemain yang memiliki kemampuan di bawahmu.

Contoh kasus hard counter yang paling mudah adalah, pengguna Winston yang bertemu langsung dengan Reaper. Bila tidak mendapatkan bantuan atau segera melarikan diri, Winston akan dengan mudah dihancurkan oleh Reaper tanpa ampun.

Hal ini terjadi karena Damage Tesla Canon Winston tidak cukup cepat untuk membunuh Reaper, sedangkan Hellfire Shotgun milik Reaper memiliki damage dan jumlah peluru yang lebih dari cukup untuk membunuh Winston.

Yang bisa kamu lakukan ketika bertemu dengan hero yang menjadi hard counter kamu adalah menjaga jarak ataupun bertempur dengan memanfaatkan situasi dan kondisi sekitar kamu. Bila kamu memilih untuk bertempur secara langsung, jangan pernah lupa posisi Health Pack terdekat agar survivability kalian meningkat. Kalau kamu bisa memberikan damage yang cukup, biasanya mereka akan lari menuju posisi timnya atau mencari Health Pack terdekat. Dari sini kamu bisa mengambil keputusan apakah ingin mengejar hero tersebut atau tidak.

Baca Juga:Panduan Hero Overwatch kami lainnya

Apapun keputusan yang kamu ambil ada baiknya kamu tidak overextend agar tidak dihabisi oleh tim lawan. Strategi lainnya selain jangan overextend bisa kalian simak di guide Cara meningkatkan level permainan kamu.

Berbeda dengan hard counter, soft counter adalah hero yang menjadi lawan tidak langsung atau bisa melawan tetapi sangat bergantung kemampuan pemain yang mengendalikan hero tersebut.

Contoh mudah dari soft counter adalah D.Va yang berhadapan dengan Pharah. Bila kamu menggunakan D.Va dengan baik, pasti kalian bisa menghentikan serangan Pharah dengan mudah dan bahkan mengalahkannya. Tetapi sejatinya D.Va bukanlah hard counter dari Pharah, karena D.Va merupakan hero jarak dekat sedangkan Pharah merupakan hero jarak menengah hingga jauh. Biasanya dalam kasus ini, Defense Matrix, peluru yang tidak terbatas, dan positioning lah yang menjadi penentu kemenangan pertempuran udara beda spesies atau role ini.


Satu hal yang harus diperhatikan adalah, hard counter maupun soft counter ini sebenarnya tidak terlalu absolut, dan bergantung dengan tingkat kemampuan pemain yang berada di belakang hero yang sedang digunakan serta tim kamu. Jadi jangan terlalu pede ketika menggunakan Winston dan bertemu Genji. Salah-salah Winston kalian malah mati terbabat sang ninja cyborg.

Advertisements

3 Comments on “Perbedaan Hard Counter dan Soft Counter di Overwatch

  1. Pingback: Perbedaan Hard Counter dan Soft Counter di Overwatch – UP Station

  2. Pingback: Panduan Overwatch: Strategi Memenangkan Limited Duel dan Lockout Elimination | Metaco

  3. Pingback: Panduan Overwatch: Strategi Memenangkan Limited Duel dan Lockout Elimination - UP Station

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: