Panduan Overwatch: Komposisi Support

Support di Overwatch memiliki beberapa atribut yang membuat mereka sangat unik. Karena keunikan mereka, menyusun komposisi support yang benar menjadi PR tersendiri yang harus dipecahkan bersama-sama.

Normalnya sebuah tim akan memiliki dua support. Untuk memudahkan penyusunan support mana yang bisa dipilih dan digabungkan dalam sebuah play, kami akhirnya mengidentifikasikan atribut apa yang dimiliki seorang support dan bagaimana atribut tersebut mempengaruhi komposisi support di dalam tim.

Baca juga: 5 Tipe Pemain Overwatch yang Kami Tidak Sukai

Mercy

  • Big healer
  • Optimal pada hero-hero yang memiliki serangan jarak jauh
  • Optimal digunakan pada map yang kompleks dengan banyak panggung dan ruangan untuk berlindung
  • Healnya bisa menembus barrier

Ana

  • Big healer
  • Karena memiliki Biotic Grenade, Ana sangat optimal dengan hero-hero yang memiliki serangan jarak dekat hingga medium.
  • Cukup optimal digunakan pada map yang datar dengan banyak ruang terbuka
  • Healnya tidak bisa menembus barrier

Lucio

  • Small healer
  • Optimal pada peta dengan banyak panggung dan ruangan yang kompleks serta memiliki hazard
  • Memiliki kecendrungan offense
  • Sangat berguna pada pertempuran jarak dekat yang tidak terpencar-pencar

Zenyatta

  • Small healer
  • Sangat optimal pada peta terbuka dengan line of sight yang panjang
  • Memiliki kecendrungan defense
  • Bisa memperlemah musuh dan bertempur dengan tim yang terpencar-pencar

Dari atribut di atas maka kamu bakal menemukan kalau Mercy dan Lucio memiliki atribut yang sangat mirip, begitu juga dengan Ana dan Zenyatta.

Mercy dan Lucio

Kedua support ini memiliki atribut yang sama dan sanggup melarikan diri dari kejaran musuh dengan menggunakanmobility skill yang mereka miliki.

Ultimate Sound Barrier milik Lucio bisa dipergunakan untuk memperpanjang nyawa tim, sementara itu Ressurect bisa memberikan kesempatan kedua bagi tim. Dengan kemampuan dan atribut yang mereka miliki, Mercy dan Lucio merupakan support yang layak digunakan ketika melakukan offense.

Ana dan Zenyatta

Ana dan Zenyatta juga memiliki atribut yang mirip. Keduanya bisa memberikan debuff pada musuh sekaligus memberikan damage yang cukup besar tanpa melupakan fungsi support mereka.

Nano Boost Ana memang cocok digunakan untuk melakukan offense tetapi sebenarnya ultimate tersebut bisa digunakan untuk menjaga sustainability hero yang ditarget. Bila dikombinasikan dengan ultimate milik Zenyatta kamu bakal mendapatkan satu tim defense yang sulit ditembus oleh siapapun.

Selain dua kombinasi di atas, kamu bisa menggabung-gabungkan para support dengan bebas asalkan sesuai dengan play tim kalian. Sebagai contoh, kalian bisa menggunakan Lucio yang digabung dengan Zenyatta bila tim kalian bisa menghabisi musuh dengan cepat tanpa melibatkan banyak damage trade. Begitupun dengan Lucio dan Ana yang bisa kalian gunakan bila tim kalian membutuhkan banyak heal dalam satu rotasi sekaligus memiliki Pharah sebagai DPS.


Sebenarnya saya harus membahas Symmetra di sini, tetapi karena atribut Symmetra kurang mencerminkan support dan cendrung masuk ke defense atau utility hero, maka kami memutuskan untuk memisahkan Symmetra dan membahasnya di lain waktu bersama-sama dengan Torbjorn dan Bastion.

Baca juga: Panduan Bermain Overwatch: True Hero Role

Sumber gambar: Jana Schirmer 

Advertisements

One Comment on “Panduan Overwatch: Komposisi Support

  1. Pingback: Panduan Overwatch: Komposisi Support – UP Station

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: