Panduan Relaksasi Tangan untuk Atlet Esports

Panduan Relaksasi Tangan untuk Atlet Esports - Featured

Banyak atlet esports ataupun gamer yang tidak sadar dengan bahaya yang mengintai pada setiap sesi bermain atau latihan mereka. Bahaya yang kami maksud adalah cidera pada bagian jari, telapak tangan, atau pergelangan. Padahal ketiga bagian tersebut merupakan salah satu aset utama seorang gamer.

Daripada harus berobat dengan biaya yang cukup mahal atau salah-salah malah pensiun dini dari dunia persiliatan esports, mendingan kamu mengikuti panduan relaksasi tangan di bawah ini.

1. Rendam Tangan dengan Air Hangat

Biasakan untuk beristirahat setelah main atau berlatih selama tiga jam. Cara istirahat yang paling gampang dan cepat adalah dengan cara merendamkan tangan ke baskom berisi air hangat.

rendam-tangan_20170110_104937

Saat direndam, rentangkan jari-jari kamu dengan rileks selama 10 hingga 15 menit. Setelah jari-jari kamu terasa hangat dan otot-ototnya mengendur, kamu bisa mengikuti langkah kami selanjutnya.

2. Lakukan Senam Tangan Lima Gerakan

Saat tangan kamu masih hangat, kamu bisa melakukan senam tangan lima gerakan. Gerakan yang pertama adalah dengan cara mengepalkan tangan, kemudian disusul dengan membuka jari lebar-lebar. Setelah jari terbuka lebar, satukan jari-jari tadi dan bentuk cocor bebek. Dari gerakan cocor bebek, bentuk cakar dan dilanjutkan dengan membuat setengah kepalan.

This slideshow requires JavaScript.

Ulangi gerakan ini hingga jari-jari dan pergelangan tangan terasa lebih ringan. Bila sudah lebih santai, rendam kembali jari-jari kamu di dalam baskom.

3. Lakukan Relaksasi Telapak Tangan dan Jari

Setelah merendam tangan dengan air hangat, taruh tangan kamu di atas meja datar dan rentangkan jari-jemari kamu selebar-lebarnya. Angkat satu persatu jari-jemari tanpa mengangkat telapak tangan. Lakukan kegiatan ini sebanyak sepuluh kali dan kemudian dilanjutkan dengan pemijatan otot-otot penyambung jari dan telapak tangan.

p_20170206_135218

Lakukan pemijatan ini dengan merata hingga ujung jari dan jangan menekan terlalu keras untuk menghindari cidera yang tidak dinginkan.

p_20170206_135245

Fokus pada otot terbesar yang ada di ibu jari karena otot tersebut paling sering digunakan pada aktifitas yang melibatkan mouse dan keyboard. Seperti biasa, jangan menekan otot tersebut terlalu keras.

4. Lemas dan Kibaskan

Sampai di bagian ini kamu bisa mulai mengangkat tangan dari meja dan mulai melemaskan jari-jari. Setelah jari-jari rileks, kibas-kibaskan tangan kamu selama 10 detik dan lanjutkan dengan merentangkan jari-jari. Setelah itu kembali kibas-kibaskan tangan kamu dan ulangi langkah ini hingga lima kali.

ezgif-com-video-to-gif

Jangan Lakukan Hal Ini

1. Menggeretakkan Tangan

Menggertakkan tangan dan jari hingga mengeluarkan bunyi memang enak tapi kebiasaan ini ternyata menimbulkan masalah jangka panjang. Jari-jari kita memiliki kapsul sendi yang berfungsi sebagai pembungkus antara sendi. Kapsul sendi tersebut berisi pelumas alami yang bernama synovial fluid (cairan synovial) yang berfungsi agar persendian bergerak dengan mudah.

Ketika kamu menggertakkan tangan dan jari maka kapsul sendi tersebut bertambah luas dan hal ini lebih berbahaya bila pelumas alami yang ada di dalam kapsul sendi tersebut hilang, mengakibatkan tulang dan sendi tidak bisa bergerak secara leluasa.

2. Memijat Terlalu Keras

Ada orang yang senang memijat keras-keras ototnya, tetapi sejatinya hal ini tidak baik bila dilakukan terlalu sering. Otot yang dipijat keras-keras salah-salah malah akan menimbulkan memar dan kekakuan pada otot. Bila otot tangan kamu kaku, mau tidak mau tangan kamu harus diistirahatkan terlebih dahulu atau direndam dengan air hangat.


Cara relaksasi di atas dilakukan tanpa menggunakan alat sama sekali. Bila kamu ingin, kamu bisa membeli bola duri kesehatan yang biasa dijual di toko-toko online. Bola-bola duri tersebut bisa melancarkan peredaran darah, memberikan efek rileks bagi jari-jari dan memperkuat genggaman.

756781_2c28cd85-c916-465e-bab3-17f859bdb669

Bila kamu punya cara lainnya kamu bisa membagikannya pada kolom komentar yang ada di bawah.

Sumber gambar: lifehacker

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: